Vaksin Booster Lansia di Makassar Masih Minim

  • Bagikan
Ilustrasi. Polda Genjot Capaian Vaksin di Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Vaksinasi tahap tiga di Kota Makassar khususnya bagi masyarakat yang sudah berusia lanjut atau lansia masih minim. Tercatat, vaksinasi booster lansia baru 13,17 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin merinci capaian vaksinasi. Tenaga kesehatan atau SDM Kesehatan sebanyak 15.840 orang, vaksin 1 ada 18.857 atau 119,05 persen, vaksin 2 ada 17.947 atau 113,30 persen dan vaksin 3 ada 12.191 atau 76,96 persen.

Lalu, Petugas Publik sebanyak 122.151 orang, yang telah melaksanakan vaksin 1 ada 203.889 atau 116,92 persen, vaksin 2 ada 178,616 atau 146,23 persen dan vaksin 3 ada 41.728 atau 34,16 persen.

“Untuk lansia itu sekitar 101.284. vaksin 1 ada 51.446 atau 50,79 persen, vaksin 2 ada 43.925 atau 43,37 persen, dan vaksin 3 ada 13,335 atau 13,17 persen,” jelas dr.Ida–sapaan akrabnya, Jumat (13/5).

Dia menyampaikan, masyarakat umum dan rentan sebanyak 706.781, pelaksanaan vaksin 1 sebanyak 573.960 atau 81,21 persen, vaksin 2 ada 441.826 atau 62,51 persen, dan vaksin 3 ada 101.889 atau 14,42 persen.

Adapun untuk kategori remaja sebanyak 156.274 orang, yang telah melakukan vaksin 1 ada 113.335 atau 85,32 persen dan vaksin 2 ada 106.041 atau 67,86 persen.

Begitu juga dengan vaksinasi anak dengan total 144.145 orang. Rinciannya, vaksin 1 ada 62.826 atau 43,59 persen dan vaksin 2 ada 43.405 atau 30,11 persen.

“Kalau vaksin gotong royong, vaksin 1 itu ada 7.347 atau 0,05 persen, vaksin 2 ada 5.117 atau 0,03 persen. Jika di total dari 1.102.333 sasaran maka yang telah melaksanakan vaksin 1 ada 1.051.660 atau 95,40 persen, vaksin 2 sebanyak 836.887 atau 75,92 persen dan vaksin 3 ada 169.143 atau 15,34 persen,” ungkapnya.

Tak dijelaskan berapa stok vaksin, utamanya vaksin booster yang saat ini disediakan Pemkot Makassar.

“Kalau itu hubungi Kabidnya, karena teknisnya ada di bidang,” ucapnya.

Terpisah, Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto yang dikonfirmasi terkait minimnya vaksinasi bagi lansia menyebut bahwa salah satu faktornya adalah adanya penyakit komorbid.

“Hampir rata-rata tinggi darahnya, baru banyak komorbidnya,” kata Danny–sapaan akrab Walikota Makassar

.Adapun strategi yang dilakukan untuk menyelesaikan vaksinasi Covid-19 tahap 3 khususnya bagi lansia, Danny mengatakan, pihaknya akan kembali menggerakkan Tim Detektor COVID Makassar ke rumah-rumah warga.

“Lansia kita vaksin dari rumah ke rumah sekarang. Diulang lagi by name by address. Nama-nama dari Dukcapil (Dinas Catatan Sipil Makassar) itu kita kejar sekarang,” kuncinya. (Isak)

  • Bagikan