Sidang Dugaan Wanprestasi, Pengusaha Asal Arab Saudi Akui Khawatir Investasi di Indonesia

  • Bagikan
Suasana sidang lanjutan kasus dugaan wanprestasi yang dilaporkan oleh perusahaan asal Arab Saudi, PT OSOS Al Masarat Internasional CO, Rabu (25/5/2022)

Dari surat pernyataan itu, kata dia, sama sekali belum ada pembayaran. "Kami tidak bisa ngomong karena itu rahasia investasi pribadi. Tapi, PT OSOS menggugat atas dasar pernyataan yang diteken oleh pihak PT Zarindah sebesar Rp 258 miliar. Tapi sampai saat ini belum dilaksanakan. Makanya kami minta keadilan di Indonesia," imbuh Yoyo.

Yoyo menyatakan sampai saat ini PT Zarinda sama sekali belum menyetor keuntungan atau deviden dari investasi tersebut. Padahal harusnya, pembayaran sudah dilakukan sejak tahun 2018-2020.

Sebelumnya, Direktur Utama Zarindah Grup M. Sadiq merasa dirugikan atas gugatan tersebut.
”Terus terang kami tidak pernah menerima dana itu. Kan tiga tahun lalu sudah pernah diangkat, tapi ditolak gugatannya. Kini digugat lagi,” ujar Sadiq kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, kasus itu pernah digugat pada 2019. Dalam putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 282/PDT/2020/PT MKS disebutkan, gugatan tersebut tidak mengandung unsur pidana.

Bahkan, lanjut dia, Mabes Polri telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Pemberhentian Penyelidikan (SP3) Nomor B231/III/2020/Dittipidum. Begitu Polda Sulsel dalam surat tertanggal 2 Maret 2020.

”Pernah dia angkat, tapi tidak ada unsur pidananya sesuai surat dari Mabes Polri dan Polda Sulsel. Ini kasus perdata. Kami sudah menang di Pengadilan Tinggi sampai Mahkamah Agung,” ujar Sadiq. (*)

  • Bagikan