PWI Takalar Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Aparat Desa se-Kabupaten Takalar

  • Bagikan

TAKALAR, RAKYATSULSEL -
Publikasi dan pemberitaan berbagai aktivitas dan kegiatan desa, bukan hanya dibaca oleh warga desa setempat dan pemerintah setempat, melainkan juga akan dibaca oleh orang-orang Takalar yang tersebar di berbagai pelosok Tanah Air, bahkan yang ada di luar negeri pun pasti akan senang membacanya.

“Dapat dibayangkan betapa gembiranya orang-orang Galesong yang sudah lama tidak pulang kampung atau yang menetap di berbagai provinsi, membaca berita-berita perkembangan daerah asal usulnya, melihat gambar daerah kelahirannya,” kata Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Kabupaten Takalar, Hasdar Sikki.

Hal itu ia kemukakan pada acara penutupan Pelatihan Jurnalistik Bagi Aparat Desa se-Kabupaten Takalar, di Hotel Empress, Jl Botolempangan, Makassar, Ahad, 17 Juli 2022.

“Kita yang tinggal di Takalar mungkin biasa-biasa saja, tapi bagi orang Takalar yang tinggal jauh di luar sana, tentu akan sangat senang bila dapat mengetahui dan membaca perkembangan yang terjadi di daerah kelahiran atau daerah asal usul keluarganya. Bahkan satu foto saja yang ditampilkan, itu kadang-kadang sudah cukup untuk melepas kerinduan mereka akan tanah kelahiran dan asal usulnya,” tutur Hasdar.

Karena itulah, ia meminta kepada para aparat desa yang mengikuti pelatihan agar rajin-rajin menulis dan mempublikasikan berita-berita kegiatan dan aktivitas di desa, termasuk mempublikasikannya di media sosial, dan mengirim rilis beritanya kepada para wartawan, agar dapat dibantu publikasikanya di media massa.

“Setelah mengikuti pelatihan jurnalistik ini, tentu teman-teman sudah lebih mahir menulis berita, sudah lebih tahu tata cara penulisan berita dan pengambilan gambar untuk dipublikasikan melalui media massa dan media sosial dalam memberitakan berbagai kegiatan dan program kerja pemerintahan desa masing-masing,” kata Hasdar.

Pelatihan Jurnalistik Bagi Aparat Desa se-Kabupaten Takalar, yang dibuka oleh Bupati Takalar diwakili Kadis Kominfo Takalar, Budiarosal dilangsungkan selama tiga hari dan diikuti puluhan aparat desa se-Kabupaten Takalar.

Materi yang diberikan selama tiga pelaksanaan pelatihan meliputi;

  1. “Peran Pemerintah Daerah dan PWI dalam Membangun Sinergitas dengan Pemerintah Desa di Kabupaten Takalar” (Sekda Takalar),
  2. “Peran Polri dalam Menyikapi Berbagai Pemberitaan Media”  (Kapolres Takalar).
  3. “Eksistensi Media sebagai Arus Informasi kepada Masyarakat dan Sosial Kontrol (Ketua PWI Sulsel” (Wakil Ketua PWI Sulsel, Suwardy Thahir),
  4. “Peran Media sebagai Pilar Informasi dalam rangka Pengawasan Pembanguna Desa (Inspektur Inspektorat Kabupaten Takalar).
  5. “Peran Kejaksaan dalam Rangka Edukasi Kesadaran Hukum kepada Pemerintah Desa” (Kepala Kejari Takalar), serta
  6. “Tata Cara Penulisan Berita, Fotografi, Manajemen Redaksi dan Media Online” (Wartawan senior, Asnawin Aminuddin). (Tir)
  • Bagikan

Exit mobile version