Dinilai Kecolongan Soal Kasus Pengadaan Kontainer, ACC Sulawesi Pertanyakan Kinerja Inspektorat Makassar

  • Bagikan
Peneliti ACC Sulawesi, Anggareksa PS (Ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Penyelidikan Pengadaan Kontainer Makassar Recover tengah dilakukan Polda Sulsel. Penyelidikan ini berjalan sejak Desember 2021. Ada indikasi atau dugaan korupsi dalam proyek senilai Rp15,3 miliar.

Hanya saja, kasus dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini tak ada pemeriksaan di Inspektorat selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Padahal, sudah berjalan enam bulan di Aparat Penegak Hukum (APH).

Peneliti Anti Corruption Commitee (ACC) Sulawesi, Anggareksa PS angkat bicara soal tak adanya pemeriksaan terkait kasus pengadaan Kontainer di APIP. Ia pun mempertanyakan kinerja Inspektorat Makassar.

"Idealnya memang ada temuan dari inspektorar baru tidindaklanjuti oleh APH," jelas Angga--sapaan akrabnya, Senin (15/8).

Namun, menurut Wakil Ketua ACC Sulawesi itu, ketika APH sudah melakukan penyelidikan tanpa dasar dari Inspektorat, maka dipertanyakan kinerja Inspektorat tersebut.

"Bagaimana mungkin APH mendapatkan temuan namun Inspektorat tidak ada. Artinya, Inspektorat Makassar sudah kecolongan dan dipertanyakan kinerjanya," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Makassar Andi Asma Zulistia Ekayanti menyampaikan pihaknya belum melakukan pemeriksaan apapun terkait pengadaan Kontainer yang bersumber dari APBD 2021. Padahal, penyelidikan telah berjalan hampir enam bulan di Polda Sulsel.

"Blm ada pemeriksaan Inspektorat terkait pengadaan kontainer," singkatnya. (*)

  • Bagikan