Aniaya Anak Kecil Gegara Diganggu Main Catur, Dokter di Makassar jadi Tersangka dan Dipecat

  • Bagikan
Tersangka Makmur, saat dihadirkan di depan awak media.

Secara spontan, pria tersebut langsung marah dan menampar bocah itu hingga terpental ke lantai. Tak sampai di situ, pria itu juga membentak bocah yang diketahui berinisial A, anak dari pemilik warkop. 

Bapak A bernama Agung (27) saat diwawancara mengatakan, usai kejadian itu dirinya langsung menghampiri pria yang menganiaya anaknya dengan maksud menegur.

Tidak ingin ada kegaduhan yang membuat pelanggannya terganggu, dia pun meminta maaf kepada pria tersebut atas apa yang dilakukan anaknya. 

"Saya bilang, saya minta maaf pak, saya aturan kembali meja caturnya. Tapi dia tidak berhenti bentak-bentak terus," kata Agung saat diwawancara, Minggu (30/7/2023) kemarin.

Bukannya menyadari perbuatannya, pria itu disebut malah semakin menjadi-jadi dan membentak bapak korban. Sekaan tidak terima atas apa yang dilakukan bocah yang tak mengetahui apa-apa itu.

"Segala macam dia bilang, intinya dia bentak-bentak. Balik semua pengunjung warkop bertanya kenapa," terangnya.

Agung bercerita, peristiwa penganiayaan bermula saat pelaku sedang bermain catur. Karena sibuk melayani, bocah tersebut lepas dari genggamannya lalu menghampiri meja pelaku dan mengambil salah satu buah catur yang sedang dimainkan pelaku.

"Saya pegang anakku, tapi terlepas ki dari tanganku. Dia ambil itu kuda catur (yang dimainkan pelaku)," sebutnya.

"Langsung na tampar, sampainya jatuh. Pas jatuh tertumbuk di kursi. Lukanya, ada sedikit di bibir karena benturan di kursi," pungkasnya. (Isak/B)

  • Bagikan

Exit mobile version