Masuk Kategori Sedang, Danny Bakal Cek Kualitas Udara Kota Makassar Pakai Drone 

  • Bagikan
Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto berencana akan menggunakan teknologi drone dalam pemantauan kualitas udara di Kota Makassar.

Danny, sapaan akrabnya, menyebut ide ini muncul setelah mendapatkan usulan dari komunitas drone. 

"Kemarin ada usulan teman-teman komunitas drone," ujar Danny, saat ditemui di Museum Kota Makassar, Kamis (14/9). 

Ia melanjutkan drone yang akan digunakan memiliki kemampuan untuk melakukan pengecekan kualitas udara hingga mencapai ketinggian enam kilometer dengan jangkauan hingga 60 kilometer ke kiri dan kanan. 

"Jadi saya usahakan mau coba-coba pakai drone," ucap Danny. 

Ia menyebut, pemantauan akan dilakukan dengan cara meletakkan sensor kualitas udara pada drone yang akan dioperasikan di atas permukaan tanah. 

"Ada (alat) kan, sudah ada alatnya kita tapi dibawah tanah ini tidak, pake drone kita diatas ini tinggal sensornya saja," tutup Danny. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdy Mochtar mengungkapkan indeks kualitas udara di Kota Makassar masuk dalam kategori sedang. 

Di mana, kualitas udara di Kota Makassar berada di bawah angka 100. Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara di Kota Makassar tidak buruk. 

"Belum pada kondisi memburuk. Semuanya masih layak untuk manusia dan hewan," ujar Ferdy. 

Hal itu berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan pihaknya di Lapangan Karebosi yang menunjukkan di pagi hari kualitas udara berada di bawah angka 50 yang artinya berkategori baik.

Lalu, memasuki siang hari, kata Ferdy, kualitas udara berada kisaran angka 52-54 yang berarti kategori sedang. 

Maka dari itu, Ia mengaku akan melakukan langkah-langkah preventif untuk meningkatkan kualitas udara di Kota Makassar. Salah satunya dengan melakukan penambahan ruang terbuka hijau. 

"Itu harus kita lakukan secepatnya dengan peningkatan ruang terbuka hijau," pungkas Ferdy. (Shasa/B)

  • Bagikan

Exit mobile version