Viral Sekolah Lakukan Pungli, Wakepsek: Kebutuhan Sekolah Tidak Terpenuhi Dana BOS

  • Bagikan
SMKN 1 Depok

DEPOK, RAKYATSULSEL - Pihak SMKN 1 Kota Depok angkat bicara terkait dugaan pungutan liar (Pungli) senilai Rp 2,8 juta kepada para siswa.

Hal tersebut banyak dikeluhkan orang tua siswa hingga ramai jadi perbincangan di media sosial.

Wakil Kepala SMKN 1 Depok Bidang Kemitraan, Enden mengatakan bahwa ada kebutuhan kegiatan sekolah senilai Rp 4,3 milir yang tidak terpenuhi dari dana BOS.

"Sudah dilaporkan ke dinas, memang ada kebutuhan yang terbiayai oleh BOS dan ada yang belum terbiayai," ucapnya.

Atas hal itu, pihak sekolah juga harus menuangkan hal tersebut dalam rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS).

Dia menyebut demi menutup anggaran kegiatan yang tidak dibiayai dana BOS, kemudian pihak sekolah, komite dan orang tua siswa mengadakan rapat untuk membahas bantuan yang bersifat suka rela.

"Memang tidak (diwajibkan), yang mampu (dipersilakan membayar) lebih," pungkasnya. (jpnn)

  • Bagikan

Exit mobile version