Harga Beras Naik, KPPU Sulsel: Awas Ada Penimbun Pasokan

  • Bagikan
Kepala Kanwil KPPU Wilayah VI, Hilman Pujana

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Kenaikan harga pada komoditas beras tentu menjadi kekhawatiran apalagi saat ini El Nino sedang mengantui ketersediaan pasokannya tentu memerlukan pengawasan terhadap distribusinya. 

Tak menutup kemungkinan juga terdapat oknum yang memanfaatkan kondisi untuk melakukan penimbunan pasokan beras sebagai strategi untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Kepala Kanwil KPPU Wilayah VI, Hilman Pujana menuturkan, saat ini kenaikan harga beras dan beberapa komoditi itu masih dipengaruhi oleh cuaca.

Kendati demikian kata dia, pihaknya juga tetap melakukan pemantauan terhadap potensi penimbunan pasokan agar tidak terjadi kelangkaan di kemudian hari.

“Kita tetap pantau, minimal jangan sampai ada muncul yang memanfaatkan kondisi ini,” ucapnya, Jumat (22/9/2023).

Kata dia, kerawanan penimbunan itu sangat rentan terhadap produk-produk musiman seperti cabai dan lain sebagainya yang tentu akan menyebabkan suplai ke pasaran akan berkurang. 

Namun kata dia, untuk Sulsel sendiri ketimpangan suplai memiliki peluang kecil untuk terjadi, dengan melihat sulsel dengan potensi pertanian yang baik. “Pelaku usahanya kan banyak yah, tidak terpusat pada satu tempat,” jelasnya.

“Untuk beras sampai saat ini masih dipengaruhi dengan produksi yang terganggu karena kekeringan,” pungkasnya.

Ia mengutarakan, dampak El Nino sendiri tidak hanya terjadi di sulsel pun itu terjadi secara nasional bahkan dunia, hanya saja pemantauan menjadi penting dengan melihat Sulsel sebagai lumbung pangan pada beberapa tahaun terakhir tentu seuatu kemirisan jika terjadi lonjakan harga yang berlebih, mungkin salah satunya dari kesalahan distribusi.

“Sulsel kan lumbung pangan nasional nih, kalau sampai tergerek juga tentu kami harus juga melakukan pemantauannya, terutama dalam proses perdagangannya.,” pungkasnya. (Abu/B)

  • Bagikan

Exit mobile version