PKB Sulsel Cari Figur Eksternal di Pilkada 2024

  • Bagikan
Logo Partai PKB

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada serentak 2024. Pendaftaran dimulai Sabtu 20 April 2024 hingga Juni mendatang.

"Desk Pilkada PKB Provinsi Sulawesi Selatan membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah (Cakada) 2024 baik secara online maupun offline terhitung mulai Sabtu, 20 April 2024," ujar Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, Minggu (21/4/2024).

Olehnya, PKB Sulawesi Selatan memanggil putra putri terbaik Sulawesi Selatan untuk mengisi calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota se-Sulawesi Selatan.

Pendaftaran ini secara resmi dibuka bersamaan dengan louncing Pendaftaran Nasional Cakada 2024 yang dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar di Jakarta.

"Pendaftaran yang dibuka secara serentak di seluruh desk pilkada PKB di semua tingkatan di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota di seluruh Indonesia," jelasnya.

PKB sangat terbuka dengan kekuatan politik lain untuk bersama sama berkoalisi membangun daerah. Khususnya kepada semua figur, termasuk figur-figur muda yang fresh dan visioner untuk menginovasi pembangunan daerah, serta gagasan gagasan perubahan untuk mengakselerasi pembangunan di daerah.

Azhar Arsyad saat berada dikantor DPW PKB Sulawesi sekaligus sekertariat Desk Pilkada Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa PKB Sulawesi Selatan membuka pendaftaran dan membuka peluang kepada semua pihak.

"Baik latar belakang perbedaan partai, latar belakang perbedaan agama, suku,golongan dipersilahkan mendaftar tanpa terkecuali jika ingin diusung oleh PKB," tuturnya.

Sedangkan Ketua Desk Pilkada PKB Sulsel, Zulfikar Limolang secara teknis menyampaikan bahwa pendaftaran cakada dapat dilakukan dengan cara offline dengan mendaftar langsung ke kantor DPW dan DPC PKB di Sulawesi Selatan, atau dapat juga secara online melalui Sistem Calon Kepala Daerah (SICAKADA) PKB melalui link web http://sicakada.pkb.id/.

Beberapa berkas yang penting diantaranya terkait berkas pakta integritas bakal cakada diantaranya terkait korupsi, komitmen atas perjuangan partai PKB, kesiapan bekerja penuh waktu jika terpilih, kesungguhan bekerja memenangkan pilkada.

"Kesiapan menaatai aturan kampanye sesuai perundangan pemilu dan, kesiapan melaksanakan segala ketentuan yang ditetapkanoleh DPP PKB termasuk menjadikan kegiatan Slepet Cak Imin sebagai salah satu role model kampanye dialogis," katanya.

Keputusan penentuan Bakal Calon Kepala Daerah akan menjadi keputusan final di DPP PKB, namun hal tersebut tentu berdasarkan beberapa penilaian pada proses tahapan yang berjalan di semua tingkatan diantaranya uji kelayakan dan kepatutan serta uji publik.

"Hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan cakada-cakada yang berkualitas, beritegritas dan memiliki keberpihakan terhadap kemajuan masyarakat di daerah," ungkapnya.

Beberapa kriteria dan indikator secara terbuka disampaikan oleh PKB terkait penilaian diantaranya adalah visi misi Bakal Calon Kepala Daerah (cakada), komitmen dan track recordnya.

Serta kapasitas dan kemampuannya, termasuk juga jika kader partai, namun jika tak memenuhi kriteria maka akan jadi pertimbangan sama dengan yang lain karena PKB mengutamakan kualitas.

"PKB dalam hal ini berkomitmen tidak hanya siap mendampingi sampai pada tahap kemenangan, namun siap mendampingi nantinya terkait program program yang harus diimplementasikan dalam visi misinya kedepannya dalam merebut hati rakyat untuk memilih," tukasnya. (Yadi/B)

  • Bagikan

Exit mobile version