Danny Pomanto Optimistis 2025 Jadi Momentum Keemasan Kota Makassar

  • Bagikan
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto

MAKASSAR, RAKYATSULSEL – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, mengungkapkan harapannya untuk tahun 2025 sebagai momentum penting bagi kota yang ia pimpin. 

Menurutnya, angka 2025 memiliki makna tersendiri dan menjadi simbol optimisme.  

"2025 adalah bilangan yang sangat baik secara matematika. Banyak keajaiban yang muncul di tahun tersebut, dan semoga keajaiban itu membawa Makassar menjadi lebih baik," ujar Danny, sapaan akrabnya, saat ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (30/12). 

Danny berharap tahun 2025 menjadi tonggak pencapaian bagi Makassar, khususnya dalam mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan, transformasi kota ramah lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal. 

Optimisme ini, lanjut Danny, diiringi dengan berbagai program strategis yang telah disiapkan oleh Pemkot Makassar.  

"Tahun itu bukan hanya angka, tetapi menjadi harapan besar untuk semua," terang Danny. 

Ia meminta semua pihak di Pemkot Makassar untuk menutup akhir tahun dengan mengambil hikmah dan juga pelajaran selama setahun ke belakang.

"Mari kita songsong 2025 dengan banyak tugas baru, tantangan baru, dan persoalan-persoalan baru. Jangan kita mengambil contoh buruk, tapi kita ambil yang baik-baik," kata Danny Pomanto.

Ia mengungkapkan, 2025 menjadi tahun yang terbaik. Apalagi ini merupakan tahun terakhir ia menjabat sebagai wali kota, sehingga dirinya berharap mengakhiri masa jabatannya dengan husnul khatimah.

Karenanya di sisa akhir masa jabatannya, Danny Pomanto dengan kebijakannya memperjuangkan nasib para Laskar Pelangi yang telah mengabdi demi Pemkot Makassar untuk diangkat menjadi Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Saya ingin berakhir dengan baik dan memberi manfaat bagi semua," tuturnya.

Pada momentum ini juga, Danny Pomanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai pemerintah kota yang telah bekerja keras dan bekerja sama membantunya menjalankan roda pemerintahan selama dua periode.

Kata Danny Pomanto, sepuluh tahun itu bukan masa yang singkat, melainkan masa yang cukup untuk dirinya merubah Kota Makassar dari citra yang buruk menjadi salah satu kota yang dapat diperhitungkan di kancah dunia.

Kota Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto telah mengukir banyak sejarah, tidak hanya pada tingkat Nasional, tapi Internasional. Bahkan Kota Makassar masuk dalam rangking 115 Smart City Dunia.

Makassar juga masuk dalam daftar Happy City Index 2024 sebagai salah satu kota terbahagia di dunia. Satu-satunya kota di Indonesia. 

Terakhir, Kota Makassar mendapat penghargaan Healthy City Level 1 Accreditation Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tingkat Regional Asia Tenggara.

"Saya ini bukan siapa-siapa saya sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi Wali Kota Makassar. Jadi nasib yang mengantarkan saya, dan bangga dan bersyukur Makassar dari yang terburuk menjadi yang terbaik," tutupnya. (Shasa/B)

  • Bagikan