Operasi Keselamatan Pallawa 2025, Kapolres Pelabuhan Makassar Bagikan Helm Gratis

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, memimpin langsung pembagian helm gratis kepada para pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Nusantara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Pallawa 2025, yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan serta membangun budaya tertib berlalu lintas di Kota Makassar. Helm yang dibagikan berstandar SNI guna memastikan perlindungan maksimal bagi pengendara roda dua.

Restu menyatakan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, dan penggunaan helm SNI merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa dalam kecelakaan.

"Kami berharap dengan pembagian helm ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan saat berkendara. Ini bukan sekadar aturan, tapi upaya untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di jalan raya," ujar Restu.

Ia juga menjelaskan, dalam kegiatan ini Satlantas Polres Pelabuhan Makassar juga memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya menggunakan helm SNI. Beberapa manfaat utama memakai helm seperti mengurangi risiko cedera kepala, helm melindungi kepala dari benturan keras saat kecelakaan.

Menekan angka kematian. Data menunjukkan bahwa penggunaan helm bisa mengurangi risiko kematian akibat kecelakaan hingga 42 persen, mencegah cedera otak, dimana helm dapat menghindarkan pengendara dari cedera otak permanen yang bisa berakibat fatal.

Terakhir sebagai perlindungan wajah. Dimana helm juga melindungi wajah dari benturan dan serpihan benda asing saat berkendara.

Pembagian helm ini juga menjadi bagian dari pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis dalam menegakkan aturan lalu lintas. Satlantas berharap kegiatan ini bisa menjadi pemantik bagi masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya keselamatan.

Melalui Operasi Keselamatan Pallawa 2025, Polres Pelabuhan Makassar ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan. Dengan mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm SNI, risiko kecelakaan bisa diminimalisir.

"Jangan tunggu sampai kecelakaan terjadi. Mulailah disiplin dari sekarang, demi keselamatan diri sendiri dan orang-orang tercinta yang menunggu kita pulang dengan selamat," tutup Restu.

Mari bersama wujudkan budaya tertib berlalu lintas dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya. (Isak/B)

  • Bagikan