Sekda Pinrang Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi 2025, Tegaskan Komitmen Stabilitas Harga

  • Bagikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara hybrid di Ruang Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosandi) Kabupaten Pinrang, Senin (24/3).

PINRANG, RAKYATSULSEL – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara hybrid di Ruang Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosandi) Kabupaten Pinrang, Senin (24/3).

Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Moh. Tito Karnavian, yang memberikan arahan strategis terkait langkah-langkah pengendalian inflasi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito mengungkapkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini mencapai 5,02%. Angka ini dinilai positif bagi negara besar dan berkembang seperti Indonesia, terutama di tengah tantangan global, termasuk penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menjadi sorotan.

Meski demikian, Mendagri menekankan pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi potensi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia meminta seluruh pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dalam menjaga stabilitas harga guna menekan laju inflasi, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil.

Seusai rakor, Sekda Pinrang A. Calo Kerrang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang sangat serius dalam menangani potensi inflasi, terutama menjelang perayaan Idulfitri, di mana harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan.

"Pemerintah Kabupaten Pinrang secara rutin menggelar operasi pasar dan gelar pangan murah sebagai langkah antisipatif agar inflasi dapat dikendalikan. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengimbau para pedagang dan pihak terkait untuk tidak hanya mengejar keuntungan sepihak, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan pasar agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan tidak memicu inflasi yang lebih tinggi.

Langkah-langkah konkret yang diambil Pemerintah Kabupaten Pinrang ini diharapkan mampu menjaga kestabilan ekonomi daerah serta memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau menjelang hari raya. (Amran)

  • Bagikan