MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar turut andil dalam persiapan menjelang Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah tahun 2025. Mereka ikut menyeimbangkan ratusan personelnya mengantisipasi potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.
Kepala Bidang Operasi Pemadam Kebakaran Makassar, Cakrawala mengatakan, seluruh tim telah siap menghadapi berbagai kemungkinan kebakaran yang bisa terjadi selama masa libur panjang ini.
"Kami siaga full, 409 personil terdiri dari 6 pleton. Masing-masing posko pengamanan dikirimkan 1 unit armada berisikan 4 personil," kata Cakrawala saat diwawancara, Jumat (28/3/2025).
Cakra sapaannya menjelaskan, beberapa posko pengamanan utama telah dikonfirmasi keberadaannya, termasuk di kawasan strategis atau pusat keramaian, seperti persimpangan lima Bandara Sultan Hasanuddin dan Trans Studio Mall.
"Untuk sementara yang terkonfirmasi itu posko simpang lima bandara dan posko Trans Studio Mall," sebutnya.
Selain menyiapkan personel di posko tersebut, Damkar Makassar juga dilibatkan dalam sejumlah pengamanan terpadu untuk memastikan keamanan menjelang perayaan Idul Fitri.
"Ada beberapa itu yang pos pengamanan terpadu yang kami diikutkan, salah satunya itu ujung tol sama Pettarani dan pelabuhan. Insya Allah besok kami sudah ikut serta dalam penjagaan," ungkapnya.
Sejak pagi, tim pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk memantau daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.
"Dari pagi tadi sudah ada memang personel yang ditugaskan untuk masuk ke lingkup yang terkait tingkat kerawanannya kebakaran," katanya.
Tak hanya berjaga, petugas juga melakukan patroli keliling menggunakan mobil yang dilengkapi pengeras suara untuk memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran.
"Personel masuk dan keliling menggunakan mic di mobil untuk memberikan himbauan kewaspadaan, mulai dari rumah yang ditinggal mudik dan persiapan masak memasaknya. Jadi untuk kegiatan rutin itu ada dua," jelasnya.
Di tengah kesiagaan ini, tim Damkar Makassar tetap menghadapi tantangan, terutama terkait kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat menjelang lebaran.
"Kalau untuk pemadaman kebakaran, siang tadi juga ada lagi kebakaran di wilayah Tamalanrea, cukup ini juga dalam hal pemadamannya karena arus lalu lintas cukup padat karena susah memasuki masa-masa akhir Ramadan yang di mana orang-orang banyak yang menikmati libur," ujar Cakra.
Kepadatan lalu lintas menjadi kendala utama bagi petugas Damkar dalam menjangkau lokasi kebakaran dengan cepat.
"Akhirnya Kota Makassar juga macet, sehingga kita terkendala menuju lokasi kebakaran," ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, Damkar Makassar mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik dan gas di rumah, terutama bagi yang hendak mudik.
"Jadi kepada para warga untuk tetap mengecek perlengkapan elektronik di rumahnya karena rentang dengan penggunaan elektronik dan berpotensi juga menimbulkan kebakaran," imbau Cakra.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum meninggalkan rumah agar tidak ada risiko kebocoran atau korsleting listrik.
"Kemudian pemeriksaan skala tinggi, kalau memang rumah akan ditinggal, kemungkinan besar itu regulator dicabut dan diamankan dalam penggunaan tabung gas karena bisa menimbulkan potensi kebocoran," bebernya.
Cakra juga menyarankan agar warga yang mudik menitipkan rumahnya kepada tetangga atau pihak keamanan setempat sebagai tindakan preventif.
"Tidak lupa juga untuk menitip mungkin ke tetangga atau pihak keamanan terkait dengan ditinggalkan rumah pada saat mudik," ujarnya.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Damkar Makassar juga menyediakan layanan darurat yang bisa dihubungi oleh masyarakat jika terjadi keadaan darurat.
"Tidak lupa juga kami menyampaikan nomor layanannya kami di 0811410113, mungkin itu bisa dihubungi terkait dengan adanya indikasi atau emergency," pungkasnya. (Isak/B)