Siasati Masa Kampanye Terbatas, Parpol Perbanyak Sosialisasi Via Media Sosial

  • Bagikan
Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan masa kampanye Pileg dan Pilpres tak cukup satu bulan, seluruh Partai Politik (Parpol) harus lebih memasifkan sosialisasi melalui media sosial.

"Pilihan kami dengan waktu yang singkat lebih banyak melakukan kampanye melalui media sosial bukan lagi offline," kata Sekretaris DPW PPP Sulsel, Nur Amal.

Jika masa kampanye di Pileg hanya 25 hari, kata dia waktunya hanya lebih banyak habis di jalan jika itu dilakukan melalui online atau tatap muka.

"Tidak mungkin kami bisa menjangkau semua masyarakat dengan waktu sesingkat itu (melalui tatap muka)," singkatnya.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Affandy Agusman Aris mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu apakah lolos sebagai peserta Pemilu atau tidak. Pastinya kata dia setelah dinyatakan lolos seluruh kadernya diminta untuk bergerak.

"Kalau belum masuk tahapan saya kira Caleg sudah bisa jalan sendiri-sendiri memperkenalkan jika dia ingin maju jadi Caleg," katanya.

Ini dikarenakan PSI akan melakukan survei apakah kadernya layak untuk dimasukan dalam Daftar Calon Tetap (DCT) atau tidak.

"Kan kami di PSI melakukan survei internal dan kami juga selalu melaporkan tiap minggunya perkembangan kader," jelasnya.

Tak hanya sampai disitu, pihaknya pun meminta kepada seluruh kader yang ingin maju menjadi Caleg seharusnya lebih awal mengkampanyekan dirinya melalui media sosial.

"Supaya lebih dikenal masyarakat luas, kami juga sudah meminta kepada kader untuk lebih banyak memanfaatkan media sosial," jelasnya. (Fah/A/Raksul)

  • Bagikan

Exit mobile version