Tebar Citra Raih Suara

  • Bagikan
ilustrasi/rambo

"Karena dalam pemilu prinsip free dan fair mesti dikedepankan. Pemilu tidak hanya mengedepankan bebasnya kompetisi, tapi peserta pemilu sebisa mungkin start dalam situasi yang setara," ujar dia.

Dikatakan, penyelenggara Pemilu mesti memastikan bahwa segala perangkatnya hingga ke bawah berada pada posisi yang netral, penyelanggara pemilu mesti solid dan tak berpihak.

"Beberapa hasil riset kami, tidak sedikit informan yang merasa ragu akan netralitas penyelenggara pemilu dan kemampuannya dalam menindak segala bentuk pelanggaran pemilu. Partai politik juga mesti mempersiapkan segala hal yang bisa menunjang kerja-kerja elektoralnya," imbuh dia.

Dia menilai, infrastruktur partai mesti solid, mobilisasi politik mesti efektif, dan komunikasi politik mesti dikemas semenarik dan seedukatif mungkin. Hal lain yang mesti diperhatikan oleh parpol pada segala tahapan pemilu mesti diikuti seelegan mungkin, dan terus melakukan pendidikan politik kepada konstituennya.

Asratillah meminta kepada para pemilih, sudah saatnya memilih dengan cerdas di Pemilu 2024. Bagaimana rupa jalan pembangunan negeri, akan sangat dipengaruhi oleh figur-figur yang terpilih nanti.

"Tentu teman-teman, LSM, NGO, ormas mesti mengedukasi masyarakat soal hak-hak politik, dan bagaimana cara menciptakan pemilu bermartabat," imbuh dia. (suryadi/rakyatsulsel/B)

  • Bagikan

Exit mobile version