SMAN 1 Pinrang Pelopor Implementasi Adiwiyata

  • Bagikan

PINRANG, RAKYATSULSEL - SMAN 1 Pinrang adalah salah satu sekolah di Indonesia yang memiliki program Adiwiyata.

Merupakan Sebuah program nasional yang bertujuan untuk mendorong sekolah-sekolah di seluruh negeri untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Dengan komitmen yang kuat untuk melindungi dan menjaga lingkungan, SMAN 1 Pinrang telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang terdepan dalam implementasi program Adiwiyata di wilayahnya.

Kepala SMAN 1 Pinrang Drs.Bahri Bohari M.Pd menuturkan bahwa Adiwiyata merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia. Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dan kesadaran lingkungan dalam kurikulum sekolah serta mendorong partisipasi aktif siswa, guru, dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

"SMAN 1 Pinrang telah berhasil menerapkan program Adiwiyata dengan baik dan menjadi contoh yang menginspirasi sekolah-sekolah lain," kata dia, Senin (10/7/2023).

Ditambahkannya, salah satu aspek penting dari program Adiwiyata adalah pengelolaan sampah. SMAN 1 Pinrang telah mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah yang efektif.

"Sekolah ini memiliki beberapa tempat sampah yang terpisah, seperti tempat sampah organik dan anorganik. Sampah organik digunakan untuk membuat kompos, yang kemudian digunakan sebagai pupuk untuk kebun sekolah. Sementara itu, sampah anorganik dipilah dan dijual untuk didaur ulang. Dengan demikian, sekolah tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan pendapatan tambahan dari penjualan sampah daur ulang," jelasnya.

Selain itu Bahri Bohari menuturkan, SMAN 1 Pinrang juga memiliki kebun sekolah yang menjadi bagian penting dari program Adiwiyata.

Kebun ini digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman, termasuk sayuran dan tanaman obat. Selain menyediakan kebutuhan sekolah, hasil panen juga digunakan untuk mendukung program sekolah, seperti program beasiswa atau program pemberdayaan masyarakat sekitar. Kebun sekolah juga menjadi tempat bagi siswa untuk belajar tentang pertanian organik dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Sementara itu, Ketua Tim Adiwiyata SMAN 1 Pinrang, Syamsu Alam, menjelaskan "Program Adiwiyata di SMAN 1 Pinrang telah menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan, program ini juga berhasil membangun kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam upaya pelestarian alam. SMAN 1 Pinrang menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia tentang bagaimana menerapkan program Adiwiyata secara efektif". (Amran)

  • Bagikan

Exit mobile version