Tutup Kemah Bakti Pramuka, Kajari Selayar: Jadikan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka Sebagai Prinsip Kehidupan

  • Bagikan
Kajari Kepulauan Selayar, Hendra Syarbaini, menutup secara resmi kegiatan perkemahan gerakan pramuka Kwarcab Kepulauan Selayar, di Bumi Perkemahan Suburu, Kecamatan Bontoharu, Ahad (1/10/2023).

KEPULAUAN SELAYAR, RAKYATSULSEL – Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar Hendra Syarbaini, SH.,MH., menutup secara resmi kegiatan perkemahan gerakan pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kepulauan Selayar, di Bumi Perkemahan Suburu, Kecamatan Bontoharu, Ahad (1/10/2023).

Dalam amanatnya, Hendra Syarbaini mengatakan, setidaknya ada yang bisa dipetik dalam perkemahan yang dilaksanakan selama beberapa hari ini. Semuanya kata Hendra tidak lain adalah mewujudkan rasa persatuan dalam wadah gerakan pramuka.

“Tentu saja berbagai keterampilan, ketangkasan, yang diperlombakan dalam kegiatan perkemahan ini. Saya yakin adik-adik telah mempersiapkan sebelumnya dengan baik dan matang. Anggota pramuka itu dituntut untuk bisa mandiri, terampil, punya keberanian dan punya sifat kepemimpinan,” ucap Hendra Syarbaini.

Dirinya pun mengaku bangga melihat adik-adik siaga sudah ikut berkemah hingga bisa mencontoh kakak-kakaknya. Dan tentu saja didalam Gerakan pramuka, yang dewasa sebagai kakak akan memberikan bimbingan dan ketauladanan buat yang lebih muda adik-adiknya, ucapnya.

"Menjadilah kalian adik-adikku menjadi bangsa Indonesia seutuhnya yang berdasarkan kepada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Kalian harus menjadikan itu sebagai prinsip kehidupan, kalian adalah calon pemimpin untuk selanjutnya, kalian adalah tunas muda yang menjadi harapan bangsa ini sebagai tongkat estafet, pramuka harus bisa,” imbau Hendra Syarbaini penuh semangat.

Dirinya juga menyebutkan, seorang anggota pramuka setelah kembali ke sekolah masing-masing mempunyai ciri khas, berbeda dengan yang tidak mengikuti pramuka.

Hendra mengatakan bahwa seiring dengan arus globalisasi dengan derasnya arus informasi yang ada didalam genggaman melalui gadget, tidak seluruhnya itu hal yang baik dari sisi budaya, agama dan karakter bangsa kita. Ada hal-hal yang tidak perlu dicontoh.

“Saringlah informasi-informasi yang masuk dalam genggaman adik-adikku, karena tidak semuanya bisa dicontoh,” pungkas Hendra Syarbaini menutup amanatnya.

Sebagai informasi, juara umum tingkat siaga diraih oleh UPT SDN Benteng Selatan No. 60 Kepulauan Selayar. Juara umum tingkat penggalang diraih UPT SMP Gollek No.34 Kepulauan Selayar, dan untuk tingkat penegak Juara umum diraih oleh gugus depan SMK Negeri I Kepulauan Selayar. (*)

  • Bagikan

Exit mobile version