Narasumber Talk Show Pendidikan KNPI Makassar Angkat Dekolonisasi, Dosen TP UNM Bilang Begini

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar menghadirkan talk show pendidikan bertema "Dekolonisasi Pendidikan: Integrasi Pengetahuan Lokal ke dalam Kurikulum Sekolah di Makassar".

Kegiatan yang menjadi rangkaian Expo KNPI 2026 itu dilaksanakan di Pelataran Sekretariat KNPI Kota Makassar, Jalan AP. Pettarani, Kamis (23/4), itu berlangsung meriah.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan akademisi, praktisi pendidikan, dan pemerhati budaya untuk mendorong transformasi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berakar pada identitas lokal.

Dosen Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, Sofyan Basri, menekankan pentingnya menjadikan pengetahuan lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Ritual adat, sejarah kampung, dan praktik budaya masyarakat bukan sekadar tradisi, tetapi sumber belajar yang hidup. Jika ini diintegrasikan dalam pembelajaran, kita bisa mencegah amnesia sejarah dan budaya pada generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan tidak boleh tercerabut dari realitas sosial peserta didik.

“Sekolah harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengenali identitas budayanya,” lanjutnya.

Talk show ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kurikulum lokal sebagai strategi pembangunan sumber daya manusia berbasis budaya.

Melalui kegiatan ini, KNPI Makassar berharap lahir gagasan dan rekomendasi untuk mendorong implementasi pembelajaran berbasis lokalitas di sekolah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi, guru, pemuda, dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang berakar pada identitas budaya daerah. (*)

  • Bagikan

Exit mobile version

Install aplikasi RakyatSulsel untuk mendapatkan berita terbaru.