MAKASSAR, RAKYATSULSEL — Kegiatan silaturahmi antara alumni, pimpinan universitas, dan organisasi kemahasiswaan di Universitas Negeri Makassar (UNM) berlangsung hangat.
Acara diawali dengan ramah tamah dan santap siang, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan serta dialog terbuka. Forum tersebut menjadi ruang curah pendapat, pertukaran gagasan, dan penyampaian berbagai aspirasi demi kemajuan almamater.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Umum DPP IKA UNM, Nurdin Halid, dan mendapat dukungan dari Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Farida Patittingi, bersama jajaran pimpinan universitas.
Dialog turut dihadiri Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) UNM, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas, serta Maperwa dan BEM fakultas. Hadir pula para senior dan demisioner pengurus lembaga kemahasiswaan.
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam forum tersebut. Di antaranya keresahan alumni terhadap pola aksi mahasiswa yang dinilai memicu antipati publik, pentingnya membangun citra positif almamater, serta perlunya skema konkret kontribusi alumni bagi organisasi kemahasiswaan.
Selain itu, dibahas pula pengakuan aktivitas organisasi dalam sistem akademik melalui rekognisi atau konversi satuan kredit semester (SKS), tata kelola organisasi, peningkatan sarana dan prasarana akademik, hingga penyelesaian pembangunan gedung yang belum rampung.
Silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara alumni, pimpinan universitas, dan mahasiswa dalam membangun gerakan yang kritis, konstruktif, serta berdampak positif bagi UNM ke depan.
Ketua Umum DPP IKA UNM menyatakan komitmennya untuk melaksanakan dialog serupa secara berkala, setidaknya setiap enam bulan sekali.
“Kegiatan ini penting sebagai ruang silaturahmi dengan adik-adik mahasiswa, mendengarkan aspirasi dan gagasan mereka, sekaligus memberikan arahan dan dukungan bagi pengembangan kemahasiswaan,” ujarnya. (*)
