Koalisi KIB, Pengamat Nilai Tak Solid di Sulsel

  • Bagikan
KIB Unjuk Kekuatan Jelang Pemilu 2024

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Konsolidasi dan koordinasi Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB, gabungan dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus dimatangkan menuju pesta demokrasi di 2024.

Tercatat koalisi ini telah melangsungkan pertemuan sebanyak dua kali. Pertama di Jakarta dan dilanjutkan di Surabaya. Tak hanya itu, untuk lebih menyolidkan koalisi akan kembali digelar di Makassar, 6 November mendatang.

Aktifnya pertemuan ini tidak lepas dari arah usungan bakal pasangan calon KIB di Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti. Bahkan koalisi ini harapkan berlanjut ke daerah, antaranya Pemilihan Gubernur (Pilgub).

Khusus di Sulsel, ketiga petinggi partai politik ini telah mengamini KIB bukan hanya di Pilpres, melainkan berlanjut ke Pilgub.

Menanggapi hal ini, Pakar Politik Unismuh Makassar, Andi Luhur P menilai jika peluang KIB di tingkat Sulsel masih jauh dari kepastian. Formasi koalisi partai akan berubah pasca Pilpres 2024, ketika pemerintahan baru menyusun kabinetnya.

"Belum tentu juga partai-partai di KIB akan terus solid, sebelum dan sesudah Pemilu. Sampai sekarang KIB belum pasti usungan Capres-Cawapresnya," ujar Luhur, Jumat (4/11).

Wakil Dekan I Fisip Unismuh itu menilai dengan ketidakpastian masih yang tinggi di tingkat nasional, maka koalisi di tingkat lokal lebih tidak pasti lagi. Apalagi di tingkat lokal, partai-partai KIB ini sebenarnya sudah punya calon jagoan masing-masing.

"Baik dari internal maupun eksternal partai. Tergantung performa elektoral juga di Pemilu 2024," tukasnya.

  • Bagikan

Exit mobile version