Bappeda Kota Makassar Gelar Bimtek Evaluasi Pencapaian TPB/SDGs

  • Bagikan
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan bimtek utnuk mengevaluasi program sebagai upaya berkelanjutan pembangunan di Kota Makassar. Kegiatan bimtek dilaksanakan di Hotel Aston Jalan Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (29/11/2023).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan bimtek utnuk mengevaluasi program sebagai upaya berkelanjutan pembangunan di Kota Makassar. Kegiatan bimtek dilaksanakan di Hotel Aston Jalan Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (29/11/2023).

Kegiatan itu dihadiri oleh peserta dari berbagai SKPD Kota Makassar. Kegiatan dibuka langsung oleh Aryati Puspasari Abady yang juga Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutan mewakili Sekda Makassar, Aryati Puspasari menjelaskan bahwa Kota Makassar telah membuat sebuah perencanaan atau rencana aksi kedepannya.

"Dalam pelaksanaan pembangunan Kota Makassar telah menyusun rencana aksi daerah Kota Makassar periode 2021-2026," ujarnya.

Namun, dalam upaya mengoptimalkan dokumen tersebut maka perlu dilakukan evaluasi hasil pelaksanaan program dan kegiatan yang mendukung SDGS baik pemerintah maupun lembaga non pemerintah.

"Kita berharap hasil evaluasi ini akan informasi bagi pemerintah Kota Makassar dalam mengambil kebijakan kedepannya terkait isu dan permasalahan dalam mencapai terget SDGS sehingga pencapaian pembangunan berkelanjutan 2030 bisa terwujud," harapnya.

Sedangkan, Kepala Bappeda Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGS) adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan.

"Juga kehidupan sosial masyarakat dan pembangunan menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang baik," katanya.

Menunutnya, tujuan kegiatan mengevaluasi program dan kegiatan di tahun 2023 yang mendukung pencapaian target SDGs baik SKPD maupun stakeholder lainya.

"Melakukan pemetaan isu strategis dan kendala dalam mencapai target SDGs baik pemerintah maupun lembaga non pemerintah," tuturnya.

Dia menilai, kegiatan ini kita lakukan untuk mengukur capaian Kota Makassar dalam progres SDGS/TPB. Helmy menjelaskan SDGS ini betul-betul bagus karena menjadi perhatian pemerintah pusat, yang di dalamnya membahas bagaimana kemiskinan itu berkurang dan stunting diupayakan tidak ada lagi. "Dan itu akan diukur dengan capaian-capaian pembangunan di Kota Makassar," harapnya.

Dalam mentoring bimtek ini juga dihadirkan pemateri yang handal dalam bidangnya, untuk menyampaikan metode atau cara mengevaluasi, memonitoring pembangunan dan lainnya.

"Kami telah mengundang beberapa SKPD, NGO, dan Alhamdulillah hari ini mereka telah datang. Dan fokus kami dalam acara ini ialah membahas pembagunan secara umum, agar bisa tercapai pembangunan berkelanjutan. Dan pembangunan yang dimaksud guna membangun nilai kemanusiaan yang baik," tutup Helmy.

Narasunber dalam kegiatan ini diantaranya Taufan Ramli (Yayasan Bakti), Dr Nusina (Akademisi Universitas Indonesia Timur). (Yadi/B)

  • Bagikan