Danny Ancam Sanksi ASN Tidak Netral

  • Bagikan
Wali Kota Makassar Danny Pomanto

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengancam akan memberikan sanksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti tidak netral dalam Pemilu 2024.
Apalagi, kata Danny Pomanto, sapaan akrabnya, jika ASN tersebut terbukti melakukan mobilisasi dengan mendukung calon legislatif atau partai politik tertentu.

"Jika terbukti ada mobilisasi, sanksinya pasti ada. Saya akan cek itu, kalau terbukti, ada sanksinya," tegas Danny Pomanto, Kamis (11/1).

Maka dari itu, Danny Pomanto menegaskan ASN harus tetap netral, dan jika ada indikasi sebaliknya, diharapkan segera dilaporkan.

Tak hanya kepada ASN, Danny juga meminta kepada seluruh camat, lurah hingga RT dan RW untuk netral pada Pemilu 2024. "Kasih tahu lurahnya, tidak ada itu, pokoknya ASN harus netral kalau ada begitu tolong laporkan," kata Danny.

Hal itu dilakukan, sebab munculnya dugaan terkait mobilisasi ASN untuk mendukung caleg atau partai tertentu untuk dimenangkan pada Pemilu 2024.

Ia hanya meminta agar partisipasi Pemilu 2024 meningkat. Sebab, tingkat partisipasi masyarakat Kota Makassar untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu masih rendah. "Tidak ada mobilisasi begitu. Makanya mulai senin saya turun ke semua Kecamatan, saya akan kumpulkan Lurah dan RT/RW," ucap Danny. (Shasa/B)

  • Bagikan