MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Capaian akademik tertinggi berhasil diraih oleh Sri Nilawati dalam sidang promosi doktor yang digelar di Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Rabu (15/4/2026).
Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Hasyim Haddade, S.Ag., M.Ag., yang juga bertindak sebagai promotor utama bagi promovenda.
Dalam disertasinya yang berfokus pada Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan, Sri Nilawati mengangkat kajian mendalam mengenai internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam program pendidikan karakter di Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas.
Penelitian ini bertujuan untuk membedah bagaimana nilai-nilai keislaman pada aspek ibadah dan akhlak diintegrasikan guna membentuk kepribadian mahasiswa yang religius dan berintegritas.
Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, pedagogis, dan psikologis, penelitian ini menemukan bahwa penguatan karakter di kampus tersebut dilakukan melalui tahapan yang sistematis, mulai dari perencanaan hingga pembiasaan nilai.
Keberhasilan program ini didukung oleh metode keteladanan dari tenaga pengajar serta pengaruh positif antarrekan sebaya dalam berbagai aktivitas keagamaan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan pengabdian masyarakat.
Hasil penelitian mengungkap bahwa internalisasi nilai-nilai tersebut berdampak signifikan terhadap perubahan perilaku mahasiswa.
Pada aspek ibadah, terlihat adanya peningkatan konsistensi dalam menjalankan kewajiban agama, sementara pada aspek akhlak tercermin melalui kedisiplinan dan kepedulian sosial yang tinggi.
Nilai-nilai kepemimpinan Islami yang berlandaskan amanah dan keadilan juga tumbuh sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa secara menyeluruh.
Sidang promosi ini turut dihadiri oleh jajaran tim pembimbing dan penguji yang kompeten di bidangnya. Selain Prof. Hasyim Haddade, Sri Nilawati didampingi oleh Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd. dan Dr. Hipza, M.Si. selaku kopromotor.
Sementara itu, jajaran penguji terdiri dari Prof. H. Syahruddin Usman, M.Pd., Dr. H. Abdul Rahman Sakka, Lc. M.Pd.I., serta Dr. Purniadi Putra, M.Pd.I. (Emi)
