Festival Aksara Lontaraq ke-4 Bakal Digelar di Maros

  • Bagikan
Bupati Maros A.S Chaidir Syam

Kurator FALAQ 2023, Yudisthira Sukatanya mengatakan, FALAQ 2023, diharapkan akan menjadi bagian gerakan kebudayaan, dalam menjaga tradisi aksara Lontaraq. Terutama bagaimana Perda Aksara Lontaraq bisa diimplementasikan dan diterjemahkan dengan baik di masyarakat.

"Kita punya kewajiban moral menjaga warisan leluhur kita. Di tengah serbuan budaya asing, upaya pelaksanaan FALAQ di Maros sebuah langkah yang patut diapresiasi. Apalagi tahun ini Gubernur Sulsel juga sudah meneken Perda Soal Aksara Lontaraq,” kata Yudistira Sukatanya.

FALAQ sendiri sudah digelar sejak Tahun 2020, Festival Aksara Lontaraq pertama diikuti 17 Negara, dengan 1.865 peserta. Festival kedua 2021, diikuti 11 negara. Festival ketiga 2022, bersama pegiat literasi dan budaya berhasil mendorong lahirnya Peraturan Daerah tentang Aksara Lontaraq. Tahun ini diharapkan FALAQ menjadi bagian penting bagaiman Perda bisa digunakan masyarakat.

FALAQ 2023 juga diharapkan menjadi ajang sosialisasi Perda sekaligus bagaimana masyarakat bisa berperan aktif dalam pelaksanaannya.

Festival Aksara Lontaraq sendiri digelar, sebagai upaya menjaga warisan budaya leluhur masyarakat Sulawesi Selatan. Tidak banyak bangsa-bangsa di dunia yang memiliki Aksara. Masyarakat yang memiliki aksara dianggap sebagai sebuah masyarakat yang memiliki peradaban yang tinggi. FALAQ juga sebagai jawaban atas prediksi sejumlah peneliti yang menilai aksara lontaraq akan punah jika tidak dilestarikan. (Ikbal)

  • Bagikan