Masyarakat Taopa Dukung Srikandi PLN Wujudkan Interkoneksi Sistem Kelistrikan Sulteng dan Gorontalo

  • Bagikan
PLN melaksanakan tahap inventarisasi dan sosialisasi harga ganti rugi.

PARIGI, RAKYATSULSEL- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara (UPP Sulut) telah melangsungkan kegiatan Pembayaran Pengadaan Tanah untuk lokasi tapak tower pada pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV Marisa-Moutong Sec.3, yang dilaksanakan Selasa, 2 April 2024 di Kantor Kecamatab Taopa, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Berjalannya kegiatan pengadaan tanah ini tidak luput dari peran Srikandi yang turut andil sebagai penanggung jawab dalam proses kegiatan pengadaan tanah proyek SUTT 150kV Marisa-Moutong Sec.3

Salah satu Srikandi PLN, Claudia Glory Senduk yang ditunjuk sebagai penanggung jawab proses pengadaan tanah dan ROW menjelaskan bahwa proses pekerjaan yang dilakukan yaitu mulai dari pembebasan tanah untuk tapak tower sebanyak 195 titik dan pengurusan kompensasi tanah, tanaman dan bangunan kurang lebih sepanjang 58 km jika jarak antar tower adalah 300 meter.

Mulai dari inventaris lahan, proses pembayaran ganti rugi dan kompensasi harus dirampungkan agar pekerjaan konstruksi dapat segera dimulai.

Serangkaian pekerjaan tersebut tentu tidak mudah namun berkat kemampuan komunikasi dan manajemen yang baik, Tim Pengadaan Tanah dan ROW yang juga beranggotakan Srikandi PLN sanggup melaksanakannya.

Glory menyampaikan bahwa semua pihak mendukung PLN dalam proses pembebasan lahan ini.

Pada tahapan pembayaran pengadaan tanah stakeholder terkait turut hadir. Diantaranya, perwakilan Kejari Moutong, Pemerintahan Kecamatan Taopa, Kepala Desa Bilalea, Kepala Desa Taopa, Kepala Desa Palapi, Kepala Desa Taopa Barat, perwakilan Bank BNI Cabang Marisa, Sucofindo, dan pemilik tanah selaku penerima hak atas pembayaran tanah.

"Sebelum melaksanakan pembayaran PLN terlebih dahulu melaksanakan tahap inventarisasi, sosialisasi harga. Kini proses pembangunan proyek SUTT 150kV sec.3 sudah masuk pada tahapan pembayaran kepada masyarakat pemilik lahan,” ujarnya.

Camat Taopa, Zein, menyampaikan banyak terima kasih atas pembangunan proyek SUTT di Kecamatan Taopa.

Manager PLN UPP Sulut, Muh. Arfah Aboe Kasim mengungkapkan pembangunan SUTT ini merupakan bagian dari interkoneksi Sulawesi yang akan menghubungkan sistem kelistrikan Sulteng dan Gorontalo.

"Sebelumnya, PLN telah merampungkan pekerjaan SUTT 150kV Marisa – Moutong Section 1 dan 2 di tahun 2022 dan saat ini dilanjutkan ke Section 3 dan PLN senantiasa memenuhi tanggung jawab atas pembayaran pengadaan tanah untuk lokasi tapak tower SUTT 150 kV ini," ujarnya.

Pembayaran dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku di mana harga yang diterima oleh masyarakat ditentukan oleh tim appraisal.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat karena telah mendukung upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan yang akan menghubungkan dua Provinsi Sulteng dan Gorontalo,” ungkapnya.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Nur Akhsin menyampaikan bahwa dalam pekerjaan ini, Srikandi PLN turut terlibat.

Hal ini membuktikan bahwa Srikandi PLN adalah para wanita yang tangguh dan dapat berikan kepercayaan sebagai penanggung jawab dalam proses pelaksanaan pengadaan tanah untuk keperluan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) dalam hal ini jalur transmisi.

“Saat ini proyek pembangunan SUTT masih dalam tahap pra konstruksi. Untuk itu, kami mohon dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholder untuk kelancaran pembangunan proyek SUTT 150kV Marisa - Moutong Sec.3 agar infrastruktur ini segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

  • Bagikan