BSI juga berkomitmen untuk terus mendukung sustainable financing, Hingga Desember 2024 portofolionya mencapai Rp66,5 triliun atau tumbuh 15,2% secara tahunan dengan komposisi green financing Rp14,1 triliun dan social financing Rp52,4 triliun. BSI juga mendukung low carbon ekonomi dalam operasional bisnis.
Antara lain operasional low carbon dengan pembangunan green building landmark BSI Aceh, penggunaan electric vehicle, motor listrik dan panel surya.
Kemudian BSI dapat menghimpun total zakat sejak 2021 hingga tahun 2024 mencapai Rp787 miliar. Terdiri dari zakat perusahaan sebesar Rp665 miliar dan zakat pegawai Rp122 miliar.
“Semoga ke depan BSI dapat terus memberikan kebermanfaatan yang lebih besar bagi negara dan umat” pungkasnya. (*)