Pembunuh Berantai The Serpent, Charles Sobhraj, Dibebaskan dari Penjara Nepal

  • Bagikan
Charles Sobhraj telah ditahan di penjara berkeamanan tinggi di Nepal sejak 2003

NEPAL, RAKYATSULSEL.FAJAR.CO.ID- Seorang pembunuh berantai Prancis yang digambarkan dalam drama BBC The Serpent akan dibebaskan dari penjara Nepal setelah putusan pengadilan.

Charles Sobhraj, yang menghabiskan 19 tahun dalam penjara atas pembunuhan dua wisatawan di Kathmandu pada tahun 1975, telah diperintahkan untuk kembali ke Prancis dalam waktu 15 hari.

Sobhraj dikaitkan dengan serangkaian pembunuhan wisatawan lainnya pada tahun 1970-an, dan menghabiskan 20 tahun penjara di India.

Korbannya sebagian besar adalah para backpacker bule muda di jalur hippie di India dan Thailand.

Pembunuh terkenal itu telah menjalani dua hukuman seumur hidup, masing-masing 20 tahun, di ibu kota Nepal atas pembunuhan seorang wanita Amerika, Connie Jo Bronzich, dan teman backpacker Kanada-nya, Laurent Carriere.

Dia dihukum dalam dua persidangan terpisah. Terakhir pada tahun 2014, ketika dia dijatuhi hukuman 20 tahun di penjara dengan keamanan tinggi karena membunuh Carriere.

Tetapi Mahkamah Agung Nepal memerintahkan pembebasan Sobhraj pada hari Rabu setelah tim hukumnya berhasil mengajukan petisi yang mengklaim dia harus diberikan kelonggaran hukuman penjara karena usianya, 78 tahun, dan perilaku yang baik.

Sebuah ketentuan dalam undang-undang Nepal mengizinkan narapidana yang telah menunjukkan karakter baik dan menyelesaikan 75% dari hukuman penjara mereka untuk dibebaskan.

"Menahannya dalam penjara terus menerus tidak sesuai dengan hak asasi tahanan," bunyi putusan itu. Menurut AFP, dan mengutip perawatan rutin untuk penyakit jantung sebagai faktor lain dalam pembebasannya. Pengacaranya mengatakan dia bisa dibebaskan paling cepat Kamis.

Sobhraj telah dikaitkan dengan lebih dari 20 pembunuhan antara tahun 1972 dan 1982, yang mana para korban dibius, dicekik, dipukuli atau dibakar.

Dia dijuluki "The Serpent" atau "Pembunuh Bikini" karena keahliannya dalam penyamaran yang menipu, kemampuannya untuk melarikan diri dari penjara dan kecenderungan untuk menargetkan wanita muda. Hal itu kemudian menjadi judul serial hit BBC dan Netflix tentang si pembunuh, yang dirilis pada tahun 2020.

Sebelum dua hukumannya di Kathmandu, Sobhraj telah menghabiskan dua dekade di penjara di India karena meracuni satu bus wisatawan Prancis.

Selama waktu itu dia sempat berhasil melarikan diri dari penjara dengan membius para penjaga penjara. Dia kemudian mengklaim pelarian itu adalah taktik untuk memperpanjang hukumannya dan menghindari ekstradisi ke Thailand di mana dia dicari karena lima pembunuhan lagi.

Setelah dibebaskan dari India, Sobhraj ditangkap atas pembunuhan Bronzich setelah terlihat di sebuah kasino di Kathmandu pada tahun 2003. (BBC/*)

Referensi:

https://www.bbc.com/news/world-asia-64050714

  • Bagikan