Ketua Panitia Pendidikan Politik, Lukman B. Kady, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi awal tahun 2025 sebagai langkah strategis menyongsong kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2029.
"Kegiatan ini adalah refleksi kesiapan kader Golkar Sulawesi Selatan dalam menghadapi Pemilu 2029. Momentum ini penting untuk memantapkan langkah ke depan," ujar Lukman.
Dalam sambutannya, Taufan Pawe menyampaikan pentingnya sinergi antara kepala daerah yang merupakan kader Golkar dengan pemerintah pusat.
Sebagai anggota Komisi II DPR RI, Taufan menekankan peran strategis dalam mengawasi dana pusat untuk daerah.
"Kami berharap sinergitas ini terus terjalin. Peran kami di Komisi II DPR RI adalah memastikan kebijakan dana pusat ke daerah berjalan baik dan sinkron dengan program pemerintah, terutama yang mendukung kesejahteraan masyarakat," ungkap Taufan.
Taufan juga menyinggung wacana pemilihan kepala daerah melalui keterwakilan Dewan. Menurutnya, Partai Golkar harus siap menghadapi dinamika politik tersebut dengan komprehensif dan solid.
"Jika mekanisme tersebut diterapkan, saya yakin Partai Golkar akan lebih siap dan mampu bersaing secara sehat karena kekompakan yang kita miliki," tegasnya.
Kegiatan Pendidikan Politik ini menjadi bagian dari strategi Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk memperkuat konsolidasi dan menyusun langkah strategis menyongsong Pemilu 2029. (Yadi/B)