Jelang Rekapitulasi, KPU Makassar Akui Banyak Kendala Mulai dari TPS Hingga PPK

  • Bagikan
Jelang Rekapitulasi Pemilu 2024 tingkat Kota Makassar, di Hotel Grand Asia Makassar

Proses rekapitulasi, tambahnya, penting untuk menyelaraskan semua data, termasuk hasil suara dari TPS yang dibawa ke tingkat kecamatan dan disinkronkan dengan data saksi.

"Jika semua sesuai, proses berjalan lancar, tetapi jika tidak, kita harus menemukan di mana kesalahan terjadi, dan jika terkait dengan hasil suara, kita harus membuka kembali surat suara," tambahnya.

Diketahui, salah seorang anggota KPPS di TPS 45 Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar diduga kuat merusak lembaran kertas hak suara yang telah dipilih oleh warga. Daerah Pemilihan (Dapil 5) Kota Makassar meliputi Kecamatan Mamajang, Tamalate, dan Mariso, yang dikenal sebagai Dapil Neraka bagi para Aktivis Politik.

Awalnya, gerak-gerik oknum tersebut terpantau oleh beberapa warga di sekitarnya. Tanpa menunggu, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT, yang kemudian dilaporkan ke Ketua RW setempat.

Ketua RW 07, Marlina, saat mendengar laporan tersebut, langsung menuju lokasi kejadian dan mengutuk tindakan curang yang dilakukan oleh anggota KPPS yang dapat merugikan salah satu kandidat.

"Salah seorang warga melaporkan kepada saya bahwa seorang anggota KPPS berinisial SR sengaja merusak lembaran kertas hak suara dengan menggunakan kuku jari kelingkingnya," ucapnya.

Marlina juga menduga bahwa tindakan anggota KPPS tersebut terkait dengan Caleg lainnya.

"Akibat tindakannya, setidaknya 65 surat suara dinyatakan batal, dan mayoritas suara berasal dari Caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS)," tambahnya. (Yadi/B)

  • Bagikan