PPP dan Golkar Berebut Kursi Terakhir di Dapil 2 Makassar

  • Bagikan
Kantor DPRD Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar berebut kursi terakhir di Daerah pemilihan (Dapil) Makassar 2 (Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah dan Kepulauan Sangkarang) dari 10 kursi.

Berdasarkan perhitungan cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sudah mencapai 50 persen, Golkar saat ini sudah mencapai 13.425 suara dan mengunci 2 kursi atau menuju 3 kursi.  Sementara PPP saat ini baru mencapai 2.732 suara atau berada di kursi terakhir (ke-10)

Jika Partai berlambang pohon beringin rindang ini mengungsi 3 kursi maka PPP dipastikan terpental. 

Sekretaris Golkar Makassar, Abdul Wahab Tahir mengatakan  bahwa persaingan untuk merebut kursi 10 itu sengit. Namun, ia optimis Golkar dapat meraih kursi ketiga di dapil Makassar II itu.

"Insyaallah masih tetap optimis. 2024 ini rekap di kecamatan sangat menentukan karena plano c hasil berbarcode yang dihitung sehingga banyak kejutan-kejutan pada rekap tersebut," katanya.

Perhitungan ini dilihat berbeda sekali dengan pemilu 2019, dimana rekap hanya membacakan salinan  dan nanti ada komplain baru plano dibuka. Sekarang ada keraguan maka dilakukan perhitungan manual di TPS yang bersangkutan.

"Insya Allah sampai saat ini kami optimis hasil dapil 2 partai Golkar akan meraih hasil yang maksimal," jelasnya.

Sekretaris PPP Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) sangat yakin kursi 10 untuk partainya. "InsyaAllah PPP menutup dapil II di kursi 10, diatasnya ada Nasdem. Saya sudah hitung," katanya.

Meskipun demikian kata RTQ tak ingin jemawa. Dia mengatakan menghargai penyelenggara. “Biarkan panitia yang mengumumkan siapa yang akan terpilih," singkatnya. (Fahrullah/B)

  • Bagikan