Aturan Mengonsumsi Vitamin B Selama Berpuasa, Simak!

  • Bagikan
Ilustrasi: Vitamin B

JAKARTA, RAKYATSULSEL – Sebagai bulan suci umat Islam, bulan Ramadhan menuntut kedisiplinan dalam menjalankan ibadah puasa sepanjang hari. Namun, bagi sebagian orang yang mungkin memiliki kebutuhan khusus seperti konsumsi vitamin, pertanyaan tentang aturan minum vitamin B selama puasa sering muncul.

Mengonsumsi vitamin merupakan hal yang cukup penting bagi sebagian orang untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan juga mineral saat tubuh berhenti makan dan minum untuk sementara waktu. Akan tetapi, tidak semua jenis vitamin bekerja dengan cara yang sama di dalam tubuh.

Dilansir dari kanal YouTube Dokter Andi Official, secara umum vitamin terbagi dalam dua jenis, yaitu vitamin yang larut dalam lemak dan juga vitamin yang larut dalam air. Cara kerja dari kedua vitamin tersebut berbeda. Oleh karena itu, aturan pakai kedua jenis vitamin tersebut juga berbeda.

Vitamin yang larut dalam lemak akan lebih efektif apabila dikonsumsi setelah buka puasa atau saat makan malam, karena vitamin yang larut dalam lemak yang masuk ke dalam tubuh akan disimpan kedalam organ hati. Maka dari itu, vitamin tersebut akan lebih efektif dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang mengandung minyak, sehingga akan membantu penyerapan fungsi vitamin secara maksimal.

Sedangkan vitamin yang larut dalam air akan lebih efektif apabila dikonsumsi pada 30 menit sebelum sahur ataupun satu jam setelah makan saat sahur. Vitamin yang larut dalam air baik dikonsumsi pada saat perut kosong.

Vitamin B merupakan jenis vitamin yang larut dalam air. Vitamin B akan sangat mudah larut dalam tubuh ketika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Oleh karena itu, waktu yang tepat dan efektif untuk mengkonsumsi vitamin B selama Ramadhan adalah pada 30 menit sebelum sahur atau satu jam setelah makan sahur.

Vitamin B merupakan mineral yang dapat meningkatkan energi selama bulan puasa. Vitamin B juga dapat menghilangkan stres, terutama vitamin B2, B6, dan B12. Hal tersebut sudah teruji klinis, bahwa vitamin B dapat menghilangkan stres dan memperbaiki mood sehari-hari.

Meski vitamin sangat baik dikonsumsi oleh tubuh karena memiliki manfaat yang dibutuhkan tubuh, bukan berarti vitamin tidak memiliki efek samping. Beberapa orang mengalami efek samping dari konsumsi vitamin dikarenakan tidak tahu aturan pakai vitamin yang dikonsumsinya. Ada beberapa vitamin tertentu yang dalam penggunaannya tidak diperbolehkan untuk dicampur dengan obat-obatan tertentu.

Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B atau suplemen lainnya selama puasa alangkah baiknya berkonsultasi dengan ahli kesehatan atau dokter terlebih dahulu. Ahli kesehatan atau dokter akan memberikan saran yang spesifik berdasarkan kondisi kesehatan individu dan kebutuhan nutrisinya. Hal tersebut merupakan hal yang cukup penting karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, terutama saat menjalankan ibadah puasa. (jp/raksul)

  • Bagikan