Dalami Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Makassar, Kejaksaan Periksa Maraton Saksi, Ada Profesor!

  • Bagikan
ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, memeriksa secara maraton para saksi kasus dugaan korupsi berupa penyimpangan pengelolaan dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional (KONI) Makassar periode 2022-2023.

Dalam kasus ini, diketahui sudah ada lima orang saksi yang telah diperiksa oleh penyidik Kejari Makassar, selain Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto dan mantan Kadispora Makassar, Andi Pattiware, ada tiga saksi lain yang diperiksa penyidik sejak Senin (25/3/2024) kemarin.

Para saksi yang baru-baru diperiksa itu yakni Bendahara Umum KONi Makassar, Profesor Doktor Arifuddin dan Sekretaris KONI Makassar Muhammad Taufiq. Keduanya diketahui menjalani pemeriksaan di Kantor Kejari Makassar, Jalan Amanagappa, Senin (25/3/2024) kemarin.

Sedangkan yang menjalani pemeriksaan hari ini, Selasa (26/3/2024), yakni Wakil Ketua KONI Makassar. Menurut Kepala Seksi Inteljen (Kasi Intel) Kejari Makassar, Andi Alamsyah, pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di KONI Makassar yang sedang didalami pihaknya.

Namun mengenai nama Wakil Ketua KONI Makassar yang diperiksa itu tak disebutkan Alamsyah. Mengingat wakil ketua KONI Makassar ada tiga diantaranya Wakil Ketua Umum I, Kusayyeng, Wakil Ketua Umum II, Taslim Rasyid dan Wakil Ketua Umum III Muh Yunus.

"Untuk saksi kemarin, Bendahara Umum sama Sekretaris KONI Makassar, hari ini wakil ketua KONI Makassar! Hari ini satu orang ji Wakil Ketuanya, pemeriksaan masih seputar pemanfaatan dana hibah (KONI Makassar)," singkat Andi Alamsyah.

Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi berupa penyimpangan pengelolaan dana hibah untuk KONI Makassar periode 2022-2023 yang saat ini sedang diusut penyidik Kejari Makassar, menyisakan pertanyaan besar.

Utamanya pada anggaran atau dana hibah yang digelontorkan Pemkot Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kepada KONI Makassar tahun 2022. Dimana dalam pernyataan beberapa pihak ternyata ada selisih angka yang cukup fantastis.

Sebagimana diketahui, dalam dua tahun terakhir yakni 2022-2023, Dispora Makassar menggelontorkan anggaran kepada KONI Makassar kurang lebih Rp 60 miliar. Dengan rincian tahun 2022 KONI Makassar diketahui mendapat anggaran hibah kurang lebih Rp 31 miliar, sedangkan 2023 sebesar Rp 35 miliar.

  • Bagikan