Ternyata Menyikat Gigi Setiap Hari Tidak Menjadi Aspek Utama Kesehatan Gigi! Simak Penjelasannya

  • Bagikan
Ilustrasi: Menyikat Gigi

JAKARTA, RAKYATSULSEL – Banyak hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan gigi, salah satunya dengan memperhatikan asupan makanan yang berdampak bagi proses perawatan gigi.

Menyikat gigi atau membersihkan gigi setiap hari tidak dapat dipastikan menjadi aspek utama kesehatan gigi.

Vitamin dan nutrisi atau beberapa makanan berperan penting untuk menjaga kesehatan serta kekuatan gigi dan gusi.

Banyak makanan mengandung nutrisi dan vitamin dapat memperkuat gigi dan gusi. Namun juga terdapat beberapa makanan yang perlu dihindari untuk mencegah kerusakan gigi.

Untuk itu selain melakukan pemeriksaan gigi yang rutin, menjaga pola makan juga perlu dilakukan untuk kesehatan gigi. Berikut adalah strategi menjaga pola untuk kesehatan gigi.

Mengkonsumsi Makanan Seimbang

Makanan seimbang yang dimaksud mencakup banyak makanan utuh, buah-buahan, sayuran, makanan kaya kandungan kalsium, vitamin D dan fosfor.

Buah-buahan dan sayuran kaya akan nutrisi, antioksidan, vitamin, mineral dan enzim yang dapat membantu memperkuat gigi dan gusi dari infeksi serta bakteri jahat dalam mulut.

Sehingga gigi akan terhindar dari kerusakan, serta tidak terjadinya risiko penyakit gusi.

Dilansir dari chelmsfordental, Selasa (26/3), buah-buahan dan sayuran yang baik untuk kesehatan mulut, diantaranya wortel, seledri, akar sayuran, buah kiwi, apel, cranberry, timun dan stroberi.

Sayuran berdaun hijau seperti sawi, kangkung dan bayam juga mengandung kalsium yang baik untuk kekuatan gigi.

Kalsium dan vitamin D berperan penting menjaga kekuatan gigi dan tulang, serta mengurangi risiko penyakit gusi.

Sedangkan fosfor dapat ditemukan pada beberapa makanan, seperti daging merah, ungags, kacang-kacangan, seafood, dan produk susu.

Ditambahkan dari goflaus.com nutrisi dan yang terkandung dalam produk susu seperti susu, yogurt, keju rendah lemak, berguna untuk memperkuat enamel gigi, mengurangi risiko kerusakan gigi, dan mencegah penumpukan bakteri di mulut.

Hidrasi pada mulut dengan teratur bertujuan menghilangkan plak dan partikel makanan dari gigi secara alami, serta untu mendukung produksi air liur.

Peran air sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan pada mulut dan gigi. Air membantu membersihkan partikel makanan dan bakteri dari gigi. Air juga membantu menetralkan asam di mulut.

Membatasi atau Menghindari Cemilan Mengandung Gula dan Asam

Menurut informasi dari chelmsfordental.com, gula merupakan faktor utama pada kerusakan gigi. Makanan manis yang mengandung glukosa berinteraksi dengan bakteri di mulut, sehingga menciptakan asam yang mengikis serta melemahkan enamel gigi.

Penyebab kerusakan gigi serta erosi gigi seperti gigi berlubang, gigi sensitif, masalah gigi lainnya ialah seringnya mengkonsumsi makan dan minuman yang tinggi gula dan asam. Seperti mengkonsumsi camilan manis, minuman soda, makanan asam.

Beberapa asupan gula yang perlu dihindari dan dibatasi, diantaranya pasta, roti, kue, cookies, gulali, permen, dessert, kue pastri, lollipop, minuman mengandung gula dan asam seperti jus dan soda, serta sumber gula alami seperti madu, sirup mapel, dan molase.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh berdampak signifikan terhadap kesehatan mulut, terutama gigi dan gusi. Untuk itu menjaga kesehatan gigi juga mengacu untuk menjaga pola makan yang dikonsumsi. (jp/raksul)

  • Bagikan