DPRD Makassar Geram, Persilahkan Penegak Hukum Usut Dugaan Cashback Dana Publikasi 

  • Bagikan
MAKASSAR, RAKYATSULSEL – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar geram terkait dengan istilah cashback atau pengembalian sejumlah uang dari biaya kerjasama publikasi, dan diberikan untuk oknum pejabat di lingkup DPRD Makassar. Pemberian cashback itu terungkap dalam silaturahmi pimpinan media dengan jajaran Sekretariat DPRD Makassar yang turut dihadiri Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo dan Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile. Dalam kesempatan itu, sejumlah pimpinan media mengeluhkan terkait dengan istilah cashback dari biaya kerjasama publikasi. Olehnya, DPRD Makassar mempersilahkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut dugaan permintaan cashback dari oknum tertentu di lembaga tersebut yang dinilai merusak citra institusi. “Saya saat masuk ke sini (sebagai sekretaris DPRD Makassar) baru mendengar istilah itu (cashback). Dan ke depannya insya Allah hal ini akan menjadi perhatian kami untuk menertibkan oknum-oknum yang melakukan hal itu,” kata Sekretaris DPRD Makassar, Dahyal, Kamis (31/3). Lebih lanjut dia menyebutkan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan internal terkait dengan isu cashback yang berkembang di kalangan media tersebut. Untuk meminimalisir terulangnya praktik-praktik dengan istilah cashback itu, Dahyal mengaku pihaknya juga melakukan verifikasi lebih ketat untuk kerjasama publikasi media tahun ini, di bawah koordinasi langsung Kepala Bagian Umum DPRD Makassar Muhajir.
  • Bagikan