Larangan Ekspor Minyak Sawit Mentah Belum Berdampak di Pasar Tradisional

  • Bagikan
Ilustrasi. Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Terpantau Stabil

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Harga minyak goreng di Makassar masih terbilang normal pasca adanya larangan ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

Dari pantauan Harian Rakyat Sulsel di Pasar Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, harga minya goreng masih sama seperti harga sebelumnya. Masih berkisar, minimal Rp28ribu per dua liter

Pedagang Pasar Daya, Nur mengatakan, harga minyak goreng menyesuaikan dengan nama produk. Namun pada dasarnya, harganya dikisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per dua liternya.

“Harganya masih sama dulu. Tergantung mereknya. Kalau Filma yang dua 2 liter Rp50.000, kalau Bimoli Rp52.000,” ucap Nur saat diwawancara. Kamis (12/5/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Arlin Ariesta mengatakan, adanya pelarangan ekspor minyak sawit mentah beberapa waktu lalu tak begitu berdampak pada stabilitas harga minyak goreng di Makassar.

“Dari pemantauan Dinas Perdagangan Kota Makassar, terkait harga kebutuhan pokok minyak goreng masih seperti sebelumnya. Meskipun pasca lebaran ada penurunan harga tapi itu beberapa persen saja,” sebutnya.

  • Bagikan