Tidur Siang Bikin Awet Muda, Ini Penjelasan Ahli Gizi UMI

  • Bagikan
Ilustrasi Tidur Siang

Pakar Gizi dan Dosen Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prof. dr. H. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D. salah satu acara agar tetap awet muda atau tidak cepat tua, yakni mengkonsumsi makanan yang seimbang dan adekuat.

Seimbang artinya semua komponen yang dibutuhkan tubuh dikonsumsi secara proporsional. "Jangan ada satu yang berlebihan sedangkan ada yang lain kurang. Katakanlah, mereka yangg makan nasi berlebihan namun kacang-kacangan kurang,"ucapnya.

Sedangkan yang dimaksud adekuat, artinya semua zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi cukup. Jangan ada yang kurang.

"Komponen vitamin dan mineral sangat banyak pada sayur dan buah-buahan dan ini kurang dikonsumsi oleh masyarakat sehingga mereka cepat tua,"tuturnya.

Jangan Lewat 30 Menit

Bagi sebagian kecil orang, tidur siang yang sedikit lebih pendek (berkisar 10 menit) atau sedikit lebih lama (berkisar 40 menit) bekerja paling baik. Tapi kebanyakan orang berada dalam kisaran 15-30 menit.

Idealnya, tidur siang tidak lewat dari 30 menit. Sebab, jika terlalu lama, juga berdampak buruk bagi kesehatan.

"Tidur siangnya jangan juga lewat 30 menit, bukannya awet muda malah penyakit yang didapatkan kalau tidur siangnya kelamaan,"ujar Pakar Gizi UMI Makassar, dr Nurlindah, SKM

Bisa menyebabkan gangguan tidur yang lebih besar dan bahkan gangguan tidur, yang memiliki konsekuensi kesehatannya sendiri.

Ini termasuk potensi hasil kesehatan negatif jangka pendek dan jangka panjang, seperti peningkatan risiko masalah kardiovaskular, masalah somatik, masalah kesehatan mental, dan masalah dengan kognisi.

Ini juga dapat menyebabkan peningkatan risiko mengembangkan atau memperburuk beberapa jenis kanker, diabetes, dan sejumlah penyakit dan kondisi lainnya. Masalah-masalah ini dapat secara signifikan memengaruhi kesehatan seseorang secara keseluruhan dan kualitas hidup.

Psikiater dan pendiri Menlo Park Psychiatry & Sleep Medicine, Alex Dimitriu, MD, mengatakan, tidur siang dalam waktu singkat juga memperbaiki gejala kelelahan, seperti lekas marah, motivasi rendah, dan mengantuk.

Namun, tidur siang dalam waktu yang lebih lama dari 30 menit dan juga tidur di sore hari, dapat menyulitkan Anda mendapatkan tidur malam berkualitas.

Tidur siang lebih dalam waktu lama berisiko membuat seseorang lebih pusing dan lelah daripada sebelumnya. Kondisi ini disebut inersia tidur. (bs/lin)

(Fajar.co.id)

  • Bagikan