Penyandang Disabilitas di Jeneponto Kompak Titip Harapan ke GubernurKu

  • Bagikan

JENEPONTO, RAKYATSULSEL - Sejumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Jeneponto menaruh harapan besar bisa mendapat ruang pemberdayaan yang lebih baik di masa mendatang.

Ruang pemberdayaan itu mereka harapkan lahir dari kepedulian para pemimpin di masa mendatang.

Baik dari pemimpin yang lahir dari kontestasi pemilihan legislatif, maupun yang lahir dari pemilihan kepala daerah serentak mendatang, baik di level kabupaten kota atau provinsi.

Hal ini menjadi subtansi utama harapan mereka saat bersua dengan kandidat bakal calon gubernur Sulsel 2024, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS), di Jeneponto, Sabtu malam, 9 September 2023.

"Kami sangat yakin, dengan bersilaturahmi lebih dulu saat ini, kami bisa menyampaikan aspirasi langsung kepada Pak Ilham. Insyaallah, kami juga mendoakan Pak Ilham bisa memimpin Sulsel di masa mendatang," ujar tokoh penyandang disabilitas Jeneponto, Hasrul Palinrungi.

Pertemuan itu berlangsung di kediaman Hasrul yang juga Ketua PPDI Jeneponto di BTN Pepabri, Binamu. Kediamannya sekaligus menjadi Sekretariat Lembaga Kesejahteraan Sosial Diasabilitas Rezky Hidayat.

Dia menyebut sejumlah hal yang sangat dibutuhkan oleh kerabat kami saat ini di antaranya adalah dukungan peralatan teknisi TV serta pelatihannya dan pelatihan menjadi pemijat.

"Kalau dipercaya masyarakat Sulsel jadi gubernur, kami yakin ini bukan hal sulit untuk Pak Ilham lakukan. Karena sudah terbukti saat memimpin Makassar, perhatian IAS kepada penyandang disabilitas masih sangat dalam terasa," tegas Hasrul lagi.

Haruna, salah satu anggota PPDI Jeneponto mengaku cukup terpuruk sebagai ahli servis TV karena terbatasnya peralatan servis miliknya.

"Waktu TV masih tabung, semua masih lancar. Tapi setelah jenis TV bukan tabung lagi, peralatan servisnya juga beda. Insyaallah jadi gubernurki Pak, ini bisa jadi perhatianta ke kami-kami di seluruh Sulsel," harap Haruna.

Merespons doa dan harapan itu, IAS tak henti memberi semangat kepada Hasrul dan sejumlah rekannya.

"Yang paling penting, jangan pernah berhenti berjuang. Yakinlah, di setiap kekurangan yang ada pada ciptaan-Nya, Allah swt pasti menitipkan juga sederet kelebihan," tegas sosok yang dijuluki bapak pembangunan Kota Makassar itu. (*)

  • Bagikan