Bawaslu Bangun Sinergitas Awasi Pemilu Berkualitas

  • Bagikan
Suasana dialog publik tematik dengan tema "Urgensi Sinergi Peran Media dan Bawaslu dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024" di Hotel D'Maleo, Jalan Pelita Raya, Makassar, Senin (25/09/2023). (foto: Fahrullah)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan membangun sinergitas dengan media dalam mengawasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) dengan menggelar dialog publik tematik bersama sejumlah media cetak di Hotel D'Maleo, Jalan Pelita Raya, Makassar, Senin (25/09/2023)

Dialog publik ini mengangkat tema "Urgensi Sinergi Peran Media dan Bawaslu dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024" dengan menghadirkan beberapa narasumber mulai dari Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli, Komisioner Bawaslu Sulsel Divisi Humas dan Data Informasi Alamsyah, mantan Ketua Bawaslu Sulsel Periode 2018-2023 Laode Arumahi, serta Pemimpin Redaksi Harian FAJAR Amrullah Basri Gani. 

Mardiana Rusli menyatakan Bawaslu sebagaimana diamanatkan Undang-undang Pemilu memiliki tugas untuk mengawasi seluruh tahapan proses penyelenggaraan pemilu. Bawaslu sendiri menyadari peran media cukup penting dalam hal penyampaian informasi terkait Pemilu baik dari proses, edukasi pemilih hingga informasi terbarunya.

"Apa saja yang menjadi tahapan dan tugas Bawaslu adalah peran strategis media. Kita di Bawaslu punya pengelola media sosial yang mempublish keputusan politik dan hal-hal lainya. Tapi tampaknya itu tidak cukup. Butuh perpanjangan tangan media," terang Ana--sapaan akrab Mardiana Rusli saat membuka dialog publik.

Mardiana menyadari keputusan politik dan kepemiluan di Bawaslu tidak bisa selaras dengan logika publik. Artinya, terkadang pandangan publik tidak seiring dengan keputusan Bawaslu.

"Di situlah peran media menerjemahkan apa yang menjadi keputusan Bawaslu terkait apa yang diinginkan publik. Saluran informasi ini lah yang kami di Bawaslu butuhkan," terangnya.

  • Bagikan