Caleg Terpilih Pikir-pikir Maju di Pilkada, JSI: Konsekuensinya Tinggalkan Kursi Legislatif

  • Bagikan
Legislator Incar Kursi Kada

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Sejumlah anggota DPRD terpilih pada 14 Februari kemarin digadang-gadang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November mendatang.

Di tingkat DPRD Provinsi ada Syaharuddin Alrif (Pilkada Sidrap), Adi Ansar (Pilkada Selayar), Husnia Talenrang (Pilkada Gowa). 

Pilwakot Makassar sendiri, beberapa kader Parpol terpilih diparlemen pun disebut-sebut mengincar posisi orang nomor satu di kota Daeng ini. Seperti Rudianto Lallo (Nasdem), Fatmawati Rudi (Nasdem), Andi Rachmatika Dewi (Nasdem), Munafri Arifuddin (Golkar) Syamsu Rizal (PKB), Fauzi Andi Wawo (PKB), dr Udhin Malik (PDIP) dan Fadli Ananda (PDIP), 

Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI) Nursandy Syam mengatakan mayoritas figur yang diwacanakan maju bertarung merupakan kader parpol, "Kita tentu berharap adanya figur dari non parpol yang ikut meramaikan bursa pencalonan nantinya," bebernya. 

Disamping itu, figur berstatus caleg terpilih yang ingin maju tentu harus punya kalkulasi yang matang  "Sebab konsekuensinya harus menanggalkan status anggota DPR-nya. Jika tidak punya perhitungan yang tepat, mereka tidak akan dapat apa-apa," tutupnya.

Dirinya menyebutkan sejauh ini nama-nama yang diwacanakan akan bertarung dominan berstatus kader parpol.  Namun kata dia, secara personal masih sangat minim figur yang terang-terangan akan serius maju.

"Tentu kita akan melihat beberapa waktu ke depan siapa saja yang memanaskan mesin politiknya dan lebih memilih ‘wait and see’," jelasnya. (Fahrullah/B)

  • Bagikan