Buka Pasar UMKM, Wabup Selayar Sebut Langkah Strategis Dorong Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas

  • Bagikan
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif

KEPULAUAN SELAYAR, RAKYATSULSEL - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kelas produknya agar bisa berdaya saing dan dipasarkan lebih luas. Salah satunya melalui kegiatan Pasar UMKM yang diadakan di Lapangan Pemuda Benteng.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif yang hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut pada Rabu (15/11), menyampaikan apresiasinya atas diselenggarakannya Pasar UMKM yang mengusung tema "UMKM Naik Kelas"

Menurut Wabup, Pasar UMKM sebagai langkah strategis membangkitkan semangat pelaku UMKM dan menopang perputaran roda perekonomian daerah.

Dirinya pun berharap, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pencapaian bisnis semata, tetapi lebih kepada pemberdayan dan meransang inovasi serta kreatifitas ragam dan potensi produk lokal daerah untuk bisa bersaing secara global.

Lebih lanjut, Wabup mengatakan bahwa pelaku UMKM adalah pelaku ekonomi yang memegang peran strategis bagi perekonomian daerah bahkan negara, UMKM memberikan kontribusi yang cukup besar pada pertumbuhan ekonomi dan juga berperan dalam penyerapan tenaga kerja, imbunnya

Oleh karena itu ia mengajak seluruh pihak dan stakeholder terkait untuk membangun komitmen dan memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang.

"Pertumbuhan ekonomi kerakyatan, tidak bisa tanpa kolaborasi yang erat antara para pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat. Fasilitasi dan dukungan yang berkelanjutan semua pihak adalah kunci sukses dan kekuatan utama roda perekonimian kerakyatan, " Ucapnya

Wabup menilai bahwa sejauh ini perkembangan UMKM di Kepulauan Selayar cukup bagus, indikatornya, sampai saat ini sudah terdaftar ada 9 ribu UMKM yang tersebar di 11 di Kecamatan, namun demikian ia mengingatkan bahwa dalam era globalisasi ini, para UMKM perlu dan harus cepat beradaptasi dengan perubahan trend pasar dan tekhnologi.

Sebelumnya Kepala Disperindag Andi Abdurrahman pada kesempatannya mengatakan kegiatan Pasar UMKM ini adalah hasil kolaborasi beberapa pihak dan tidak menggunakan anggaran APBD, digelar dalam rangka menyonsong Hari Jadi Selayar Ke-481, Tahun 2023.

Dalam kegiatan Pasar UMKM yang recananya digelar selama sepekan ini (15 - 21 November 2023) Abdurrahman mengaku pihaknya juga melakukan kegiatan pembinaan dan memberikan layanan khusus kepada para pelaku UMKM yang terlibat mulai dari Layanan legalitas produk, teknik pemasaran, kemasan hingga strategi kewirausahan berbasis digital seperti pembuatan website.

Selain itu, untuk memeriahkan kegiatan Pasar UMKM ini juga akan digelar sejumlah kegiatan hiburan diantaranya lomba Karaoke, Lomba Memasak, Fashion Show, Lomba Mewarnai untuk Anak-anak, dan Lomba Mick Up Horor yang semuanya dilaksanakan oleh mitra kerja Disperindag. (*)

  • Bagikan