Polda Sulsel dan PT Pertamina Persero Diminta Tindaki Mafia BBM Solar di Takalar

  • Bagikan
Seorang warga melakukan pengisian BBM Solar menggunakan jerigen di salah satu SPBU di Takalar.

Diberitakan sebelumnya, mafia BBM jenis solar bersubsidi diduga marak terjadi di wilayah Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Sejumlah masyarakat menemukan dugaan adanya penimbunan dan pembelian solar bersubsidi yang menggunakan kendaraan roda dua (motor) keluar masuk di SPBU Tepo dan SPBU Bontomanai.

“Motor itu keluar masuk mengambil solar di SPBU, kemudian di tampung di beberapa rumah atau gudang yang berada di sekitaran SPBU, setelah terkumpul kemudian diangkut menggunakan kendaraan mobil pick-up untuk dibawa dijual ke wilayah Galesong Utara,” ujar Adinusaid.

Sementara itu, penanggung jawab SPBU Tepo, Lukman mengakui jika pihaknya menerima tip Rp10 ribu per jerigen dari hasil penjualan BBM jenis solor bersubsidi itu dari terduga
mafia solar tersebut.

“Uang itu di kumpul dulu sampai satu bulan, setelah terkumpul baru kami bagi rata ke para operator,” kata penanggung jawab SPBU Tepo, Lukman saat dikonfirmasi wartawan beberapa hari yang lalu.

Lukman juga berdali, bahwa masyarakat yang dilayani pembelian BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Tepo hanya yang menggunakan surat rekomendasi petani dan nelayan dari kepala desa.

“Kalau yang kami layani permintaannya, sesuai surat petani dan nelayan dari kepala desa itu 100 liter setiap petani,” ujar Lukman.

Terpisah, penanggung jawab SPBU Bontomanai, Wiwin yang berusaha dikonfirmasi berkali-kali masih bungkam. (*)

  • Bagikan