Andi Yuliani Paris Kecam Caleg Pasang APK di Pohon

  • Bagikan
Anggota DPR RI asal Fraksi Partai Amanat Nasional, Andi Yuliani Paris, saat hadir di diskusi dan ngobrol politik di Kantor Harian Rakyat Sulsel, Rabu (5/7).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Anggota DPR RI asal Fraksi Partai Amanat Nasional, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, MSc, mengaku sangat mengecam dan anti terhadap calon legislatif (caleg) maupun calon kepala daerah yang memajang Alat Peraga Kampanyenya (APK) baik berupa baliho atau banner dengan memaku pohon.

"Terus terang saya tak respek dan mengecam bagi caleg atau calon kepala daerah yang mensosialisasikan dirinya lewat baliho atau banner terus dipaku ke pohon," ujarnya, saat hadir di diskusi dan ngobrol politik di Kantor Harian Rakyat Sulsel, Rabu (5/7).

Menurutnya, selain bisa merusak pohon dan juga mengganggu estetika kota, hal itu juga menjadi salah satu bukti ketidakpedulian mereka pada lingkungan.

"Hal kecil seperti itu saja yang sifatnya untuk kepentingan umum mereka nda pedulikan, apalagi hal-hal yang sifatnya lebih besar," bebernya.

Ia mengatakan, jika pemasangan alat perga kampanye maupun alat sosialisasi lainnya dengan cara dipaku dan tetap dibiarkan, maka lama-lama pohon tersebut bisa mengalami kematian.

"Ini selain berpotensi membuat semrawut, pemasangan alat sosialisasi dengan cara dipaku, dikhawatirkan luka membuat pohon bisa mati, apalagi kalau terlalu banyak dipaku," ucapnya.

Yuliani Paris yang juga anggota Badan Pengkajian MPR RI ini mengaku ada banyak cara memajang APK tanpa harus memaku pohon, yang bisa berdampak terhadap lingkungan sekitar.

"Saya sebenarnya tidak melarang, tapi kalau mau pasang di pohon sebaiknya jangan di paku. Kan bisa dengan cara diikat pakai kawat. Saya malah pernah melepas sendiri APK salah satu caleg di Wajo gara-gara saya lihat di paku ke pohon," ungkap anggota Komisi VII DPR RI ini. (*)

  • Bagikan