Pengamanan Jelang Nataru 2024, 1.626 Polisi Jaga 158 Gereja di Makassar

  • Bagikan
Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar menggelar pertemuan bersama instansi terkait untuk persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru, Selasa (19/12/2023)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - Polrestabes menurunkan 1.626 personelnya dalam pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Ribuan anggota Polisi tersebut nantinya akan dibagi dalam beberapa tugas.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Mokhamad Ngajib dalam keterangannya menyampaikan, personel tersebut disiapkan dalam sandi Operasi Lilin 2023-2024 yang berlangsung selama 12 hari. Terhitung dari 22 Desember 2023 sampai tanggal 2 Januari 2024.

"Jadi nanti kita akan apel pasukan di Mapolda Sulsel," kata Ngajib, Selasa (19/12/2023).

Menurut Ngajib, khusus pengamanan saat Tahun Baru 2024 nantinya, Polrestabes Makassar akan melibatkan sebanyak 1.500 personel gabungan dari TNI/Polri dan juga instansi terkait lainnya. Para personel tersebut akan dibagi ke 11 pos penjagaan yang dibuat.

Titik-titik perbatasan yang dimaksud yakni batas Kota Makassar dan Gowa, pertigaan Japing Talasalapang, pertigaan Minasaupa dan perbatasan Patung badik Hertasning. Lalu di pertigaan waduk Tunggu Pampang dan perempatan BTP Moncongloe Maros.

"Nanti pos pengamanan yang ada untuk Polrestabes itu kita melaksanakan sistem pendekatan di daerah perbatasan yang meliputi beberapa titik," ujar dia.

Selain itu, dalam Operasi Lilin ini juga disebut Polrestabes Makassar akan melakukan pengamanan 158 gereja yang tersebar di wilayah Kota Makassar. Khususnya untuk pengamanan gereja, ada 126 personil polisi akan disiagakan dibantu tim Gegana yang akan mobile.

"Jadi 158 gereja itu ada 20 gereja yang kita prioritaskan, nanti 20 gereja itu disiagakan 12 orang dari 10 anggota Polri, 2 BKO TNI dan juga ada tambahan 2 tim Gegana yang akan mobile atau keliling," ujar Ngajib.

"Kalau untuk pos pengamanan itu ada 11 pos, kemudian ada 1 pos pelayanan dan 1 pos terpadu pelaksanaan," sambungnya.

Ngajib mengungkapkan pada saat pergantian malam tahun nantinya di wilayah Pantai Losari akan ada sistem buka-tutup seperti tahun-tahun sebelumnya. Termasuk akses jalan menuju ke kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

"Kan kita lihat dari pelaksanaan keramaian di Pantai Losari pada di malam tahun baru, kita akan fokus di daerah anjungan Losari, karena saat ini sudah ada dibuka untuk CPI sehingga kita rencanakan untuk di CPI kita akan lakukan buka tutup," imbuh dia.

Sementara itu, Polres Pelabuhan Makassar juga mengerahkan 257 personel untuk pengamanan Natal dan Natahun Baru 2024.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto mengatakan, salah satu yang dipersiapkan pihaknya yaitu dengan mendirikan pos pelayanan terpadu di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Jalan Nusantara, Kota Makassar.

"Jadi pos terpadu ini bertujuan bilamana ada informasi atau penumpang yang kesusahan diakomodir kita sudah siap di pos terpadu itu untuk memberikan pelayanan kepada mereka," kata AKBP Yudi Frianto.

Yudi menyebut, di Pos Pelayanan Terpadu tersebut pihaknya juga telah menyediakan informasi akan jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat pada saat melaksanakan mudik.

Secara keseluruhan kata dia, Polres Pelabuhan Makassar telah mendirikan empat pos di wilayah hukumnya. Dimana tiap pos dijaga puluhan personel gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Petugas Kesehatan dan beberapa petugas lainnya dari Forkompinda.

"Untuk personel kepolisian di Pos Terpadu ada sekitar 19 orang. Jadi kita ada empat pos, satu pos pengamanan dan tiga pos pelayanan," ungkapnya.

Sedangkan untuk pengaman Gereja jelang Natal, kata Yudi, pihaknya juga telah menyiapkan pengaman di lima Gereja yang ada di wilayah Polres Pelabuhan. Setiap Gereja telah dilakukan sejumlah kegiatan berupa sterilisasi bekerjasama dengan pihak Gegana Brimob Polda Sulsel.

"Pengamanan di Gereja sendiri kami ada 38 orang, namun kegiatan patroli itu nantinya yang akan membackup kegiatan-kegiatan di Gereja juga," ujarnya.

Untuk total personel Polres Pelabuhan Makassar yang dikerahkan dalam pengamanan Nataru kali ini sebanyak 257. Yudi mengatakan, Ratusan personel tersebut nantinya akan dilibatkan dalam beberapa kegiatan seperti patroli, juga akan membackup pengaman di gereja-gereja yang ada di wilayah Polres Pelabuhan Makassar.

"Untuk pengaman seluruh pos yang ada itu ada 92 personel, dan 165 yang melakukan kegiatan patroli atau mobile," sebutnya.

Yudi menyampaikan di momen Nataru ini pihaknya berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas yang ada. Khusus masyarakat yang akan melaksanakan mudik diminta untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian dan lainnya.

"Untuk masyarakat yang akan mudik, silahkan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau polisi RW agar kami bisa patroli ke rumah yang ditinggal mudik," pesan Yudi.

Tak lupa, khusus malam pergantian tahun, Yudi mengimbau warga untuk tidak bereuforia berlebihan. Apalagi melakukan tindakan seperti balapan liar, ugal-ugalan yang menganggu masyarakat lainnya.

"Di imbau kepada masyarakat, saya malam pergantian tahun tidak bereuforia berlebihan dengan petasan. Kalau bisa doa bersama saja sebagai bentuk syukur," ujar dia. (Isak Pasa'buan/C)

  • Bagikan