Jejak Peradaban: Perjalanan Panjang Alfabet

  • Bagikan
Close-up of ancient Greek writing on stone. Histroical background.

RAKYATSULSEL - Alfabet, atau sering disebut abjad, adalah kumpulan simbol atau huruf yang digunakan untuk menuliskan bunyi-bunyi dalam bahasa, telah menjadi fondasi dari komunikasi tertulis di berbagai budaya. Sejarahnya yang kaya dan panjang telah membentuk peradaban manusia.

Sejarah alfabet bermula sekitar 1700 SM, ketika orang-orang berbahasa Semit di Timur Tengah mengembangkan sistem penulisan abjad pertama, yang terdiri dari 22 simbol yang diadaptasi dari hieroglif Mesir.

Sistem penulisan ini kemudian disempurnakan dan disebarkan oleh orang Fenisia, dan menjadi dasar dari alfabet modern yang kita kenal saat ini. Alfabet Latin, atau Aksara Latin, pertama kali digunakan oleh orang Romawi untuk menuliskan bahasa Latin sekitar abad ke-7 SM. Mereka belajar menulis dari orang-orang Etruria, yang pada gilirannya belajar dari orang Yunani.

Alfabet Latin sendiri merupakan adaptasi dari alfabet Yunani, yang pada mulanya berasal dari abjad Fenisia. Saat ini, alfabet Latin adalah alfabet yang paling banyak digunakan di dunia untuk menuliskan berbagai bahasa. Beberapa negara mengadopsi dan memodifikasi alfabet Latin sesuai dengan fonologi bahasa mereka

Selain itu, alfabet juga berkembang di Timur, seperti alfabet Cyrillic yang digunakan di Rusia dan sebagian besar wilayah bekas Uni Soviet. Alfabet telah menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, memfasilitasi pengetahuan, budaya, dan perdagangan.

Referensi: Dikutip dari berbagai sumber

  • Bagikan