PDIP Bersiap Jaring Cakada

  • Bagikan
Ketua DPD PDI Perjuangan Ridwan Andi Wittiri berpofoto bersama dengan kader PDIP se Kota Makassar di Hotel Asira, Makassar, Senin (15/4/2024). Foto: FAHRULLAH/RAKYATSULSEL/A

MAKASSAR, RAKYATSULSEL - PDIP Sulsel memastikan akan membuka penjaringan calon gubernur dan calon kepala daerah di 24 kabupaten kota di Sulsel, Mei mendatang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel, Ridwan Andi Wittiri mengatakan, pihaknya telah menerima surat perintah dari DPP untuk membuka pendaftaran atau penjaringan cakada. “Kemungkinan bulan Mei 2024 kita akan membuka pendaftaran di Pilkada,” katanya.

ARW sapaan Ridwan Andi Wittiri melanjutkan, meski membuka penjaringan calon kepala daerah, namun pihaknya akan memprioritaskan kader untuk maju bertarung di Pilkada.

Bahkan ada sejumlah nama kader internal yang akan diprioritaskan di Pilkada, antara lain Moh Ramdhan Pomanto (Wali Kota Makassar) di Pilgub Sulsel, Budiman (Bupati) di Pilkada Luwu Timur, Andi Mapparemma, Husain Djunaid dan Syamsu Niang di Pilkada Soppeng.

“Meskipun kita memprioritaskan kader, tetapi kita tetap terbuka bagi siapa saja yang mau maju mengendarai PDIP di Pilkada 2024,” ungkapnya.

“Pak Danny kita prioritaskan di Pilgub, mengenai di maju sebagai 01 atau 02 itu teknis. Kalau di Luwu Timur kita bisa mengusung sendiri, begitu juga di Soppeng,” lanjutnya.

ARW meminta seluruh kader dan simpatisan untuk mendukung pilihan PDI-P pada pilkada nanti. "Kita akan menyiapkan kader terbaik, dan kandidat yang akan didukung sebaik baiknya yang sudah melalui proses fit and proper test yang selanjutnya partai berkewajiban mendukung penuh semua yang didukung oleh partai," kata ARW.

Dirinya menyebutkan, perhelatan pileg telah selesai dan selepasnya adalah momentum bagi pada kader untuk bisa bersatu memenangkan kandidat yang diusung PDIP di seluruh daerah di Sulsel.
ARW menyebut sosok yang akan diusung oleh partainya harus melewati seleksi fit dan proper test yang dilakukan oleh PDI-P.

"Senantiasa menjaga persatuan antar kader karena momen pileg sudah dilewati dan tidak ada lagi sekat antarkader yang maju caleg dan ke depan perlu dihadapi adalah Pilkada," ucapnya.

Selain itu, ARW menegaskan tidak akan maju pada Pilkada 2024 ini. Sebab ia lebih memilih fokus mengabdi sebagai wakil rakyat di Senayan. “Saya cukup di DPR RI dan saya berhasil mencetak hattrick, tiga kali terpilih di Pileg,” tutupnya. (Fahrullah/B)

  • Bagikan