Parpol Pendatang Baru Bukan Kaleng-kaleng

  • Bagikan
Parpol Baru Siap unjuk Gigi di Pemilu 2024

"Kalau dilihat kehadirannya memang mengganggu, Gelora mengganggu PKS, Partai Ummat mengganggu PAN, Kebangkitan Nusantara mengganggu Demokrat tapi tidak terlalu signifikan," kata Suwadi Idris.

Khusus di kabupaten/kota partai pendatang baru itu bisa mengganggu partai lama. Seperti Partai Ummat mengganggu PAN dan Gelora mengganggu PKS di Sulsel.

"Karena di tingkat daerah efeknya sangat terasa. Tapi secara nasional saya masih unggulkan partai lama," jelasnya.

Manajer strategi dan operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy Syam melihat kehadiran partai baru belum bisa mengancam partai lama.

"Saya melihat kehadiran partai-partai baru tersebut belum mengancam eksistensi parpol yang berada di Senayan," katanya.

Sekalipun misalnya Partai Gelora dan Partai Ummat memiliki irisan politik dengan parpol seperti PKS dan PAN.

"Kiprah parpol baru akan menuai banyak tantangan. Terutama dalam melakukan rekrutmen figur caleg dan melewati ambang batas parlemen," jelasnya.

Terpisah, Anggota KPU RI Idham Holik menyampaikan update jumlah parpol yang diterima permohonannnya untuk akses Sipol per 29 Juni 2022 pukul 17.00 WIB.
Dalam keterangannya, Idham menyampaikan belasan parpol baru yang sudah memperoleh akses Sipol dari KPU.

  • Bagikan