Alasan Hari Paskah Indentik dengan Telur

  • Bagikan
Ilustrasi Kebangkitan Yesus Kristus

RAKYATSULSEL - Munggu 31 April adalah hari bagi umat Kristiani memperingati hari kebangkitan Tuhan Yesus. Hari Paskah terjadi setelah Prapaskah 40 hari (tidak termasuk hari Minggu).

Seiring dengan kelahiran Kristus, Paskah merupakan salah satu perayaan terpenting dalam kalender Kristen. Saat itulah umat Kristiani memuliakan dan mengucap syukur atas Kebangkitan Yesus Kristus.

Setelah penyaliban, kematian, dan penguburan-Nya, Kristus bangkit dari kubur tiga hari kemudian. Dengan ini, Dia mengalahkan maut dan menebus kita dari dosa. Dan pada tahun ini, hari Paskah jatuh pada tanggal 31 Maret 2024.

Sebelumnya hari Paskah dirayakan dengan pertobatan dan puasa yang secara tradisional. Hari Paskah adalah Kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga setelah penyalibannya. Bagi umat kristiani hari Paskah juga selalu identik dengan mencari telur paskah.

Dikutip Jawapos.com dari Britanica Sabtu (30/3), bahwa telur adalah simbol kesuburan dan pemulihan pra-modern dan pra-Kristen. Kaum 'Pagan' dari Eropa (istilah yang mengacu pada orang-orang yang mempraktikkan berbagai tradisi non-Kristen) memandang telur sebagai simbol kelahiran kembali yang terkait dengan musim semi.

Tradisi mewarnai dan mendekorasi telur Paskah sudah kuno, dan asal usulnya tidak jelas, tetapi tradisi ini telah dipraktikkan baik di gereja-gereja Ortodoks Timur maupun Barat sejak Abad Pertengahan.

Telur sendiri menjadi simbol Kebangkitan. Sama seperti Yesus bangkit dari kubur, telur melambangkan kehidupan baru yang muncul dari cangkang telur.

Dalam tradisi Ortodoks, telur dicat merah untuk melambangkan darah yang ditumpahkan Yesus di kayu salib. Tradisi mewarnai telur terus berlanjut bahkan di negara-negara sekuler modern.

Di Amerika Serikat, misalnya, Easter Egg Roll Gedung Putih telah diadakan, dengan beberapa interupsi, pada hari Senin setelah Paskah sejak tahun 1878.

Kebangkitan Yesus Kristus pada Minggu Paskah adalah landasan iman Kristen, yang menandakan penggenapan rencana penebusan Allah dan menawarkan janji kehidupan kekal kepada orang-orang percaya.

Ini adalah hari penuh kegembiraan dan harapan, ketika umat Kristiani merayakan kemenangan terang atas kegelapan, kehidupan atas kematian, dan kemenangan kasih Tuhan bagi umat manusia. (jp/raksul)

  • Bagikan